178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo saat Semeru Erupsi

oleh -408 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Malang – Erupsi dahsyat Gunung Semeru pada Rabu (19/11) sore membuat 178 orang terjebak di sekitar Ranu Kumbolo. Guguran awan panas dilaporkan meluncur hingga 13 kilometer dan mencapai kawasan Gladak Perak, sementara ratusan pendaki diminta bertahan di pos pendakian tersebut hingga situasi aman.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Septi Eka Wardhani, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST) untuk memonitor kondisi para pendaki.

“Tadi sore PPGST menyampaikan bahwa evakuasi malam tidak direkomendasikan,” ujar Septi dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (20/11/2025).

Ia menegaskan perjalanan turun menuju Ranupani terlalu berisiko karena kondisi jalur gelap, licin akibat hujan, dan rawan longsor.

TNBTS mencatat ada 178 orang yang masih berada di Ranu Kumbolo. Dari jumlah itu, 137 merupakan pendaki, sementara sisanya terdiri atas seorang petugas, dua saver, tujuh anggota PPGST, 15 porter, serta enam orang dari rombongan Kementerian Pariwisata.

Menurut Septi, seluruh kelompok diminta tetap berada di lokasi dan tidak memaksakan perjalanan turun hingga kondisi memungkinkan. “Evakuasi akan dikawal petugas pada Kamis pagi,” ujarnya.

Ratusan pendaki itu akan diarahkan kembali menuju Pos Ranupani setelah jalur dinilai aman dari longsor maupun material vulkanik.(cit)

Baca Juga :  Jelang Libur Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Buka Pemesanan Tiket H-45

No More Posts Available.

No more pages to load.