Sungai Nyiburan Meluap Merendam Empat Desa dan Akses Bangkalan–Sampang Tersendat

oleh -635 Dilihat
oleh
Petugas mengatur lalu lintas di tengah jalan yang terendam banjir (Foto; Dokumentasi Polres Sampang/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sampang – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, sejak Selasa (18/11/2025) malam membuat Sungai Nyiburan kembali meluap. Air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 04.00 WIB dan pada Rabu (19/11/2025) pagi meluber hingga ke jalan raya yang menjadi jalur utama Madura, Bangkalan–Sampang.

Akibatnya, empat desa terdampak banjir, yakni Desa Panyepen, Majengan, Margantoko, dan Taman. Luapan air juga merendam area persawahan warga. Ketinggian air di sejumlah titik mencapai 30–50 sentimeter.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji, mengatakan genangan membuat lalu lintas tersendat. Pengendara dari dua arah terjebak kemacetan karena badan jalan ikut terendam. “Kami bersama TNI dan unsur lain langsung melakukan pengamanan lalu lintas dan membantu pengendara melintas,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman, membenarkan situasi tersebut. Menurutnya, intensitas hujan tinggi di wilayah Jrengik dan Tambelangan menjadi pemicu utama meluapnya Sungai Nyiburan. “Hingga pagi, air sudah mencapai jalan raya dan mengganggu aktivitas di jalur utama Sampang–Bangkalan,” kata Fajar.

Ia menambahkan, sebagian kendaraan besar masih dapat melintas, namun dengan kecepatan rendah karena arus cukup deras. BPBD masih mendata jumlah warga terdampak di empat desa tersebut.

Hingga Rabu siang, petugas gabungan masih berada di lokasi untuk memastikan arus lalu lintas tetap aman dan memantau kondisi debit air.(cit)

Baca Juga :  Akhirnya! Kepala Daerah Dari PDIP Ikut Retreat di Hari Keempat

No More Posts Available.

No more pages to load.