Founder miracle carbon indonesia, Latif wahyudi sedang menunjukkan briket yang sudah siap dipasarkan di halaman produksi di Desa Kapu Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Senin (17/11/2025). Di tengah isu perubahan iklim dan tumpukan limbah yang terus meningkat, secercah harapan datang dari sebuah kampung di pesisir utara Jawa Timur, tepatnya di Desa Kapu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

Kampung Eco-Briket atau yang lebih dikenal Kang Ebit salah satu kampung penghasil briket di daerah kawasan Tuban. Kang Ebit memanfaatkan limbah lokal yang melimpah terutama limbah siwalan yang merupakan hasil olahan khas masyarakat wilayah Tuban serta batok kelapa yang kerap terbuang. Kang Ebit akan menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan di sektor energi khususnya dalam penanganan limbah B3 serta memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Permintaan terhadap briket eco-friendly ini pun terus meningkat baik dari sektor rumah tangga maupun pelaku UMKM yang membutuhkan sumber energi alternatif yang hemat, bersih, dan efisien.(den)





