KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi memulai pelaksanaan Profiling ASN (ProASN) Tahun 2025 yang dipusatkan di SMK Negeri 4 Bondowoso. Langkah ini menjadi strategi penting dalam memperkuat data potensi dan kompetensi ASN sebagai dasar penerapan manajemen talenta secara menyeluruh.
Kegiatan tahun ini diikuti oleh 953 ASN yang terdiri dari 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 125 Pejabat Administrator, 189 Pejabat Pengawas, 483 Pejabat Pelaksana, dan 140 Pejabat Fungsional. Keterlibatan ASN dari seluruh jenjang jabatan menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem merit yang objektif, terukur, dan akuntabel.
Profiling ASN 2025 bertujuan untuk mempercepat ketersediaan data potensi, kompetensi, literasi digital, hingga preferensi karier ASN. Data tersebut menjadi dasar penempatan dan pengembangan ASN secara tepat dan terarah sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa Profiling ASN merupakan momentum penting dalam penataan sistem karier berbasis kinerja. “Melalui kegiatan Profiling ASN ini, kita berharap dapat segera menemukan dan menetapkan potensi serta kompetensi seluruh ASN di Kabupaten Bondowoso. Dengan pemetaan yang komprehensif, kita akan mampu menempatkan ASN pada kotak 1 hingga kotak 9 dalam skema manajemen talenta. Harapannya, kotak 7, 8, dan 9 — kategori dengan potensi dan kinerja terbaik — dapat terisi lebih banyak,” ujarnya, Senin (17/11/2025).
Ia menegaskan bahwa seluruh proses pembinaan, mutasi, dan pengembangan karier ASN ke depan harus benar-benar didasarkan pada potensi dan kompetensi, sehingga tidak ada lagi pendekatan yang merugikan ASN atau menghambat profesionalisme birokrasi. Pelaksanaan Profiling ASN 2025 juga memanfaatkan Aplikasi ProASN sehingga proses asesmen berjalan lebih efektif, efisien, akurat, dan terintegrasi langsung dengan SIASN. Seluruh hasil penilaian disimpan secara aman sesuai NSPK penilaian potensi dan kompetensi nasional.
Sekda Bondowoso menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Bondowoso dalam memperkuat prinsip meritokrasi sebagai pilar utama tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan bahwa pengambilan keputusan berdasarkan data potensi dan kompetensi ASN akan memastikan seluruh proses berjalan tepat sasaran dan berdampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan pelaksanaan Profiling ASN 2025, Pemerintah Kabupaten Bondowoso meneguhkan komitmennya untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, dan semakin siap menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan.(wan)




