KILASJATIM.COM, Surabaya – Warga Surabaya disarankan menyiapkan payung dan perlengkapan hujan saat beraktivitas hari ini, Rabu (12/11/2025). Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah Kota Pahlawan diprediksi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga hujan petir.
Suhu udara di Surabaya berkisar antara 24–31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 67–99 persen. Kondisi ini menandakan udara lembap dengan potensi hujan tinggi di sejumlah titik kota.
BMKG juga memperingatkan adanya potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan. Kondisi atmosfer yang labil dan kelembapan tinggi berpotensi memunculkan hujan lebat hingga sangat lebat disertai kilat dan angin kencang.
“Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan genangan, banjir lokal, dan pohon tumbang,” tulis peringatan resmi BMKG.
Masyarakat diminta lebih berhati-hati saat berkendara, terutama saat hujan deras karena jarak pandang bisa menurun. Selain itu, warga di daerah rendah atau dekat sungai disarankan untuk mengantisipasi genangan air.
Prakiraan Cuaca Jawa Timur 12 November 2025
Secara umum, cuaca di 38 kabupaten/kota Jawa Timur hari ini didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga petir. Berikut beberapa wilayah dengan potensi hujan petir dan hujan sedang:
- Surabaya: Hujan petir, suhu 24–31°C
- Lamongan, Gresik, Bangkalan: Hujan petir, suhu 23–30°C
- Mojokerto, Jombang, Bojonegoro, Kota Malang: Hujan sedang, suhu 21–31°C
- Pacitan, Tulungagung, Kota Batu: Hujan petir atau hujan ringan dengan kelembapan tinggi hingga 99%
Sementara sejumlah daerah lain seperti Blitar, Pasuruan, dan Sidoarjo diprediksi mengalami hujan ringan.
BMKG mengingatkan warga untuk rutin memantau pembaruan prakiraan cuaca, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. “Masyarakat diharapkan melengkapi diri dengan perlengkapan pelindung hujan seperti jas hujan dan payung,” ujar BMKG.
Dengan curah hujan yang kian meningkat, masyarakat diimbau tidak menyepelekan potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah perkotaan padat penduduk yang rawan banjir dan pohon tumbang.(cit)
