Universitas Ciputra Perangi Stunting Lewat Mural dan Kuliner Tempe

oleh -495 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Memperingati Hari Pahlawan, Universitas Ciputra (UC) Surabaya menunjukkan kepedulian sosial dengan aksi nyata bertajuk “Mural Matahari dan TempeMas (Tempe untuk Generasi Emas)” di Kelurahan Penele, Jalan Plampitan, Surabaya. Kegiatan kolaboratif lintas program studi ini menyatukan seni, edukasi kesehatan, dan kuliner untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting.

Kegiatan yang melibatkan mahasiswa dari Program Studi Visual Communication Design (VCD), Fakultas Kedokteran (FK), dan Culinary Business (CB) UC ini menjadi simbol semangat kepahlawanan modern—berjuang melalui ilmu dan kreativitas untuk kemaslahatan masyarakat.

Mahasiswa VCD UC menciptakan mural bertema Matahari sebagai simbol kehidupan, harapan, dan perjuangan. “Kami ingin menciptakan hubungan emosional antara warga dan pesan yang disampaikan. Ketika mereka melihat mural ini, mereka akan teringat bahwa gizi seimbang adalah pondasi bagi generasi emas,” ujar Pandu Rukmi Utomo, S.Ds., M.Ds., dosen VCD UC sekaligus pelopor kegiatan.

Kepala Program Studi VCD UC, Christian Anggrianto, S.Sn., M.M., Ph.D., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pendidikan kewirausahaan sosial yang ditanamkan UC kepada mahasiswa. “Kami memilih untuk tidak hanya menjadi penonton, tapi turun langsung ke lapangan. Entrepreneurship bukan sekadar profit, tapi dampak bagi lingkungan. Generasi muda perlu belajar berempati dan berkolaborasi agar bisa tumbuh menjadi pahlawan masa kini,” tegasnya.

Dari sisi kesehatan, mahasiswa Fakultas Kedokteran UC memberikan penyuluhan tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga usia balita. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa stunting tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Sementara itu, dari bidang kuliner, Program Studi Culinary Business UC menggelar pelatihan memasak berbahan dasar tempe bersama Chef Otje Herman Wibowo, S.E., M.Par. “Tempe adalah bahan yang sederhana namun sarat gizi. Dari bahan murah ini bisa lahir makanan enak dan sehat. Dengan alat masak sederhana, warga bisa berkreasi membuat kudapan bergizi,” jelas Chef Otje.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Baru Gresik Resah Akibat Maraknya PKL, DPRD Gresik Siap Menampung Aspirasi

Kegiatan ini turut mendapat apresiasi dari orang tua mahasiswa yang hadir. “Kegiatan ini luar biasa. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi langsung terjun ke masyarakat. Saya salut, bahkan mahasiswa baru pun sudah diberi kesempatan memberi dampak nyata,” ungkap Erwien D. Ferdianto, orang tua mahasiswa VCD UC.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama satu bulan sejak Oktober, dan puncaknya pada 9 November 2025 dilakukan penyerahan mural dan hasil kegiatan kepada warga oleh Dr. Astrid, Wakil Rektor I Universitas Ciputra Surabaya. Ia berharap kegiatan ini menjadi program berkelanjutan. “Semangat kepahlawanan masa kini bukan hanya di medan perang, tapi dalam perjuangan mengatasi masalah bangsa. Lewat kreativitas dan kepedulian, mahasiswa bisa menjadi pahlawan bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan: Tempe untuk Generasi Emas,  menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial dan kolaborasi lintas ilmu dapat melahirkan aksi yang berdampak bagi masyarakat dan menjadi teladan semangat Hari Pahlawan di era modern.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.