Unusa-Kemenkes RI Gelar Kampanye P3LP, Perkuat Kesehatan Mental Santri

oleh -234 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan RI gelar Kampanye Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di lima pondok pesantren di Kabupaten Sidoarjo. Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran pentingnya kesehatan mental dan membekali warga pesantren kemampuan memberikan dukungan psikologis dasar bagi santri.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes RI, dr. Imran Pambudi, MPHM., menegaskan bahwa kesehatan jiwa merupakan faktor penting dalam membentuk generasi produktif. “Sebagian besar usia produktif kita berada di lingkungan pendidikan, termasuk pesantren. Jika tekanan psikologis tidak dikelola dengan baik, bisa menurunkan kualitas hidup dan belajar santri. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal membangun pesantren yang ramah kesehatan mental,” terang Imran.

Kegiatan ini melibatkan lima pesantren, yaitu Al Hidayah, As-Syafi’iyah, Jabal Noer, Burhanul Hidayah, dan Mambaul Ulum Panjunan. Selain kampanye edukatif, program juga mencakup simulasi penanganan kasus psikologis, pelatihan konselor sebaya, dan pembentukan jejaring pendamping kesehatan mental di pesantren.

Dosen Fakultas Kedokteran Unusa, dr. Paramita Sari, M.Sc., menjelaskan pentingnya memahami dinamika psikologis remaja pesantren. “Remaja di pesantren menghadapi tekanan akademik, adaptasi sosial, dan keterbatasan akses layanan psikologis. Karena itu, pendekatannya harus disesuaikan dengan nilai-nilai pesantren. Luka psikologis sering tak tampak, tapi dampaknya panjang terhadap perilaku dan prestasi belajar.” katanya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unusa, Dr. Handayani, dr., M.Kes., menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan misi Unusa dalam pemberdayaan komunitas berbasis pesantren. “Kami ingin para santri memiliki mental yang sehat dan tangguh, karena kesehatan mental adalah pondasi utama kehidupan. Program ini juga mendukung SDGs poin 3: Good Health and Well-being, sebagai wujud nyata kontribusi Unusa menyehatkan bangsa.” ujar dr. Handayani.

Baca Juga :  Unitomo Kupas Tuntas Karier dan Standar Keamanan Pangan Lewat Webinar Foodtech

Program P3LP ini diharapkan menjadi model nasional pesantren sehat fisik dan mental, dengan kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas pesantren dalam membangun ketahanan mental generasi muda berbasis nilai keislaman dan kemanusiaan.(tok)