Bupati Bondowoso Hadiri Multaqo Ulama Nasional: Ulama dan Pesantren Didorong Berperan Aktif Wujudkan Swasembada Pangan

oleh -979 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Bupati Bondowoso menghadiri Multaqo Ulama Nasional bertema “Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia Masa Depan” yang digelar di Auditorium KH. Muhammad Ma’shum, Pondok Pesantren Al Ishlah, Kecamatan Grujugan, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan berskala nasional ini dihadiri oleh sekitar 1.500 kiai dan tokoh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. Turut hadir pula Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menko Bidang Hukum dan HAM, serta Wakil Menteri Agama Republik Indonesia.

Forum tersebut menjadi ajang silaturahmi dan konsolidasi gagasan antara pemerintah dan para ulama dalam memperkuat peran pesantren bagi kemajuan bangsa. Salah satu isu penting yang mengemuka adalah peran pesantren dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

KH. Thoha Yusuf Zakariya, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, dalam wawancaranya menegaskan bahwa pondok pesantren hari ini tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.

“Pesantren harus diberi ruang aktif untuk ikut membantu pemerintah, tidak hanya di bidang keagamaan, tapi juga di bidang pangan, sosial, ekonomi, dan budaya,” ujar KH. Thoha Yusuf Zakariya.

“Kami di Al-Ishlah sudah mulai merintis swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan pertanian dan peternakan. Ada peternakan kambing, ayam, lele, bahkan lahan padi dan tebu. Ini menunjukkan bahwa pesantren mampu mandiri dan berkontribusi nyata untuk bangsa,” tambahnya.

Menurut KH. Thoha, Multaqo Ulama Nasional menjadi wadah penting untuk menyatukan para kiai, pesantren, dan tokoh agama agar bisa bergerak bersama dalam membangun kemandirian umat.

“Ketika pesantren dan para kiai bersatu, maka kekuatan umat akan semakin solid. Dari sini, kemandirian dan swasembada pangan bisa benar-benar terwujud,” tegasnya.

Bupati Bondowoso menyambut baik gagasan tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pesantren dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Menurutnya, peran ulama dan pesantren sangat strategis, tidak hanya dalam membentuk karakter bangsa, tetapi juga dalam memperkuat fondasi ekonomi umat.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.