KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya berhasil memetik kemenangan penting setelah menundukkan Persis Solo dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/11/2025) malam.
Bermain di depan ribuan Bonek, skuad Bajul Ijo sempat tertinggal lebih dulu sebelum bangkit lewat permainan agresif di babak kedua.
Persis tampil dominan di awal laga. Tekanan demi tekanan membuat kiper Persebaya, Ernando Ari Sutaryadi, harus memungut bola dari gawangnya setelah Kodai Tanaka mencetak gol pada menit ke-15.
Tertinggal satu gol, Persebaya meningkatkan tempo permainan melalui kombinasi Francisco Rivera, Gali Freitas, Bruno Moreira, dan Mihailo Perovic.
Usaha keras itu akhirnya berbuah hasil pada masa tambahan waktu babak pertama (45+1’). Perovic sukses menyamakan kedudukan lewat sontekan jarak dekat setelah menerima umpan matang dari Gali Freitas.
Gol sempat ditinjau lewat VAR untuk memastikan posisi Perovic, namun wasit mengesahkan gol tersebut. Skor imbang 1-1 menutup paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil lebih agresif. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-51 lewat sepakan keras Francisco Rivera yang menembus gawang M. Riyandi. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Persebaya sempat kembali mencetak gol pada menit ke-71 melalui Rivera, namun VAR menganulir karena sang gelandang asal Meksiko lebih dulu berada dalam posisi offside.
Meski terus menekan hingga akhir laga, tidak ada tambahan gol tercipta. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Persebaya, Eduardo Pérez, mengakui timnya sempat kesulitan di babak pertama karena jarak antarlini yang terlalu renggang.
“Di babak pertama kami punya masalah karena antar lini terlalu jauh, sehingga lawan mudah menghubungkan permainan. Di babak kedua kami memperbaikinya dan bermain lebih kompak,” ujar Eduardo seusai pertandingan.
Pelatih asal Spanyol itu menilai kemenangan ini menjadi bukti mental tangguh para pemain.
“Untuk bersaing di liga ini, tim harus solid dalam bertahan. Setelah itu, kualitas pemain akan menentukan hasil,” tambahnya.
Eduardo juga memberikan pujian khusus kepada kiper Ernando Ari, yang tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial.
“Saya tidak terkejut dengan penampilan Nando. Saya melihat langsung bagaimana dia berlatih setiap hari. Kami punya kiper dan pelatih kiper terbaik,” ungkapnya.
Selain itu, Eduardo turut memuji dua pemain muda, Sadida dan Icaz, yang mendapat kesempatan tampil. Ia menyebut kepercayaan pada pemain muda sebagai bagian dari komitmen klub terhadap pengembangan akademi Persebaya.
Dengan kemenangan ini, Persebaya menegaskan kebangkitannya di Liga 1 dan menjaga tren positif di bawah asuhan Eduardo Pérez.(cit)


