Hari Santri: Khofifah Sebut Muslimat NU Pilar Penjaga Moral Bangsa

oleh -725 Dilihat

KILASJATIM.COM, Lamongan – Ribuan anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dan santri memadati Lapangan Gajah Mada, Lamongan, pada Minggu (26/10) pagi, dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2025.

Sekitar 12.000 peserta tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat, Istighotsah Akbar, dan Doa Bersama untuk Bangsa yang diselenggarakan oleh PC Muslimat NU Lamongan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang turut hadir, menegaskan peran krusial Muslimat NU sebagai kekuatan spiritual bangsa.

“Yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia adalah komitmen dan istiqomah Muslimat NU. Tidak banyak bangsa lain yang memiliki energi spiritual sekuat ini,” ujar Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Khofifah mengibaratkan Muslimat NU sebagai TNU (Tentara Nahdlatul Ulama), penjaga moral dan doa bangsa, yang bersinergi dengan kekuatan profesional seperti TNI, Polri, dan birokrat dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Pendekatan profesional menjaga fisik negara, sementara pendekatan spiritual menjaga jiwanya. Inilah yang membuat Indonesia kuat,” imbuhnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ikhtiar spiritual untuk menjaga keselamatan bangsa, seperti disampaikan oleh Ketua PC Muslimat NU Lamongan, Kartika Hidayati.

Selain kegiatan inti, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan gigi gratis bekerja sama dengan IKA UNAIR serta membagikan berbagai hadiah menarik, termasuk dua tiket umrah dan sepeda motor, yang menambah semarak suasana kebersamaan.

Khofifah menutup kegiatan dengan pesan bahwa persatuan Santri dan Muslimat adalah dua kekuatan besar peradaban yang akan mengokohkan langkah Indonesia menuju peradaban dunia. (FRI)

Baca Juga :  Khofifah Dukung Kolaborasi Perdami, Komatda Serta Eyelink Gelar Baksos Operasi Katarak di Jatim

No More Posts Available.

No more pages to load.