OJK Jatim – Media Kolaborasi Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

oleh -665 Dilihat

Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari saat paparan kepda media di Madiun dalam acara Media Gathering  mengusung  tema “Memperkuat Kemitraan dengan Insan Media untuk Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Jawa Timur”. Kegiatan yang berlangsung di Madiun, Jumat (17/10/2025). (kilasjatim.com/nova)

KILASJATIM.COM, Madiun – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur memperkuat hubungan dengan media dalam mensosialisasikan iterasi dan inklusi keuangan..Hal tersebut diwujudkan dengan  menggelar Media Gathering  mengusung  tema “Memperkuat Kemitraan dengan Insan Media untuk Mendorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Jawa Timur”. Kegiatan yang berlangsung di Madiun, Jumat (17/10/2025).

Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menyampaikan bahwa kolaborasi antara OJK dan media dalam menciptakan pemberitaan yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat. Pentingnya kolaborasi antara OJK dan media dalam menciptakan pemberitaan yang edukatif dan konstruktif bagi masyarakat.

“Kemitraan ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer positif yang mendukung pelaksanaan tugas OJK, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi dan sistem keuangan di Jawa Timur,” kata Yunita seraya menambahkan  kegiatan ini menjadi ajang sinergi antara OJK dan para jurnalis dalam memperluas pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

“Dalam hal ini OJK  sangat terbuka apabila rekan-rekan media membutuhkan informasi terkait sektor keuangan. Silakan manfaatkan keberadaan kami untuk memperoleh data yang dibutuhkan, selama informasi tersebut bukan termasuk kategori rahasia,” tambahnya.

Dijelaskan Yunita, keberadaan OJK tidak sekedar mengatur industri keuangan namun juga memberdayakan otensi ekonomi di daerah khususnya di Jawa Timur. Peran OJK tidak hanya sebatas sebagai regulator industri jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendorong pemberdayaan ekonomi daerah.

Selain membahas kemitraan strategis, Yunita juga menyinggung perkembangan koordinasi antara OJK dan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Ia memastikan bahwa sinergi antar-lembaga tersebut terus berjalan intensif, terutama dalam hal pendalaman pasar keuangan dan pengawasan sektor jasa keuangan.

Baca Juga :  Kolaborasi KPwBI, Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya  Ciptakan New Source of Growth

Dalam kesempatan itu, Yunita juga membagikan contoh kolaborasi OJK dengan berbagai pihak, salah satunya program onboarding data keuangan di Kabupaten Malang yang memanfaatkan teknologi berbasis sistem IRB (Integrated Reporting Base).

Program tersebut bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dan diharapkan dapat memperkuat tata kelola lembaga keuangan daerah.

Lebih lanjut, Yunita menyoroti efektivitas program literasi keuangan berbasis komunitas seperti Agen Literasi Arek Jatim, yang melibatkan tokoh-tokoh lokal untuk mengedukasi masyarakat.

Agen literasi seperti Arek Jatim terbukti efektif karena mereka lebih dekat dengan masyarakat. Ketika pesan datang dari orang yang dikenal, kepercayaan publik meningkat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, OJK Jawa Timur berharap hubungan yang sudah terjalin baik dengan insan media dapat semakin diperkuat, sehingga misi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur dapat tercapai secara optimal. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.