58 Korban Runtuhnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Berhasil Diidentifikasi, Lima Kantong Jenazah Masih Belum Terungkap

oleh -761 Dilihat
oleh
(Foto: Frizal-Dok kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi 58 korban meninggal akibat ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo. Proses identifikasi yang berlangsung selama 16 hari sejak insiden terjadi kini menyisakan lima kantong jenazah yang belum teridentifikasi.

Kabiddokkes Polda Jatim Kombes dr. M. Khusnan Marzuki mengatakan, tiga korban terbaru yang berhasil teridentifikasi pada Selasa (14/10/2025) masing-masing bernama Ubay Dinhai Azkal Askia (15), M. Muhfi Alfian (16), dan Abdul Halim (16).

Selain itu, tim DVI juga mengidentifikasi satu bagian tubuh milik Nur Ahmad, salah satu korban selamat yang mengalami amputasi saat proses evakuasi.

“Kami melakukan tes DNA terhadap bagian tubuh tersebut, dan hasilnya cocok dengan sampel Nur Ahmad. Jadi statusnya sudah teridentifikasi,” ujar Kombes Khusnan dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).

Dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI, lima di antaranya masih belum teridentifikasi. “Kami masih terus bekerja untuk memastikan identitas kelima kantong tersebut,” tambahnya.

Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan DNA, sidik jari, serta rekam medis korban. Sementara itu, puluhan sampel DNA dari keluarga korban telah dikirim ke laboratorium forensik di Jakarta untuk mempercepat proses pencocokan.

Hingga hari ke-16 pascainsiden, seluruh korban yang teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di daerah asal masing-masing.(cit)

Baca Juga :  Polrestabes Surabaya Tangkap 1.412 Tersangka Curanmor dan Narkoba Sepanjang 2025

No More Posts Available.

No more pages to load.