KILASJATIM.COM, Pamekasan – Sedikitnya 21 rumah dan dapur warga di Desa Palengaan Laok, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, rusak diterjang angin kencang yang melanda kawasan itu pada Senin (13/10) sore.
Bencana yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu juga menyebabkan enam warga terluka, satu di antaranya mengalami patah tulang akibat tertimpa pohon karet tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosyidi mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi bersama TNI dan Polri untuk melakukan pendataan serta mengevakuasi korban.
“Kami sudah mendata seluruh rumah dan dapur yang terdampak, total ada 21 bangunan milik warga yang rusak,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).
Enam korban luka merupakan warga Dusun Tek Lampok II. Mereka tertimpa pohon karet saat berlindung di sebuah surau ketika angin kencang menerjang.
Lima korban mengalami luka ringan, sementara satu orang, Moh. Munir, mengalami patah tulang di paha kanan dan dilarikan ke rumah sakit.
“Para korban sempat berkumpul di dalam surau saat hujan deras dan angin kencang datang. Namun pohon di samping bangunan tumbang dan menimpa tempat mereka berteduh,” kata Dhofir.
Hingga malam hari, tim BPBD masih melakukan pendataan dan membantu warga membersihkan puing-puing bangunan. Pemerintah memastikan tidak ada korban jiwa, namun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Cuaca belakangan ini tidak menentu. Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat angin kencang disertai hujan deras,” tambah Dhofir.(cit)




