Prof Sukadiono Ketua PWM Jatim, Raih Lencana Jer Basuki Mawa Beya dari Gubernur Jatim

oleh -348 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, menerima Tanda Kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam upacara resmi di Gedung Negara Grahadi, Ahad (12/10/2025).

Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada tokoh yang dinilai memiliki jasa dan prestasi luar biasa dalam memajukan bidangnya serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Falsafah “Jer Basuki Mawa Beya” bermakna bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan hanya dapat dicapai melalui pengorbanan dan dedikasi. Nilai ini tercermin dalam kiprah Prof. Sukadiono yang selama ini dikenal luas sebagai tokoh pendidikan dan kemanusiaan.

Di bawah kepemimpinannya, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) berkembang pesat menjadi salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Indonesia Timur, baik dari sisi akreditasi, reputasi, maupun kontribusi sosial. Ia juga dikenal sebagai pemimpin yang peduli terhadap kesejahteraan dosen, karyawan, dan mahasiswa. Selain di bidang pendidikan, Prof. Suko aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Saat pandemi COVID-19, ia memimpin langsung aksi kemanusiaan seperti pembagian sembako, layanan kesehatan gratis, hingga penggalangan dana untuk tenaga medis dan masyarakat terdampak.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut penghargaan tersebut diberikan kepada figur-figur inspiratif yang tulus mengabdi bagi kemanusiaan. “Para penerima penghargaan ini adalah sosok-sosok yang menunjukkan bagaimana dedikasi dan keikhlasan bisa membawa manfaat luas bagi umat dan bangsa. Prof. Sukadiono bukan hanya pemimpin akademik, tetapi juga pemimpin sosial,” ujar Khofifah.

Sementara itu, Prof. Sukadiono menyampaikan rasa syukur dan kerendahan hatinya atas penghargaan tersebut. “Saya memaknai penghargaan ini bukan untuk pribadi saya semata, tetapi untuk seluruh warga Muhammadiyah Jawa Timur yang telah berjuang bersama memajukan pendidikan, kesehatan, dan dakwah sosial,” tutur Deputi Bidang Kesehatan Kemenko PMK RI itu.

Baca Juga :  Bangun Tool of Management, YPTA Surabaya Disemangati Jiwa Juang Pahlawan

Ia menambahkan, falsafah Jer Basuki Mawa Beya menjadi pengingat bahwa setiap kebaikan memerlukan pengorbanan dan ketulusan. “Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, kita bisa terus menebar manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap semangat pengabdian dan gotong royong terus tumbuh di kalangan masyarakat dan generasi muda. Prof. Sukadiono pun menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mengabdi. “Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi pengingat agar kita terus berbuat baik dengan penuh tanggung jawab dan cinta kepada sesama,” pungkas Prof. Sukadiono.(tok)