BNPB: 50 Korban Al Khoziny Teridentifikasi, 11 Jenazah Masih Diproses Tim DVI

oleh -867 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 50 jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, telah teridentifikasi. Proses identifikasi dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) secara bertahap sejak evakuasi korban dimulai awal pekan lalu.

“Data hasil identifikasi sampai Jumat (10/10/2025), sebanyak 50 jenazah telah berhasil dikenali,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya, Sabtu (11/10/2025).

Menurut Abdul, tim DVI masih memproses 11 jenazah lainnya, termasuk lima potongan tubuh korban yang ditemukan secara bertahap oleh tim SAR gabungan di lokasi kejadian.

“Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, ” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah keluarga korban masih menunggu hasil identifikasi lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, tempat seluruh proses DVI dilakukan.

Di sisi lain, pemerintah pusat mulai menyiapkan langkah rehabilitasi pasca-tragedi ini. Dalam rapat tingkat menteri yang dipimpin Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, pemerintah sepakat untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada pihak pesantren dan keluarga korban.

Langkah tersebut mencakup audit terhadap material dan desain bangunan, serta penyusunan rekomendasi teknis guna memastikan aspek keselamatan terpenuhi pada pembangunan pesantren berikutnya.

Selain itu, sejumlah kementerian dan lembaga terkait akan terlibat dalam upaya pemulihan sosial dan psikologis bagi para penyintas.(cit) 

Baca Juga :  Promo Kulineran, Cara Jitu Jajan Hemat di Berbagai Resto GoFood Favorit Kamu!

No More Posts Available.

No more pages to load.