KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Satu jenazah santri kembali ditemukan dibawah timbunan beton oleh Tim SAR yang melakukan evakuasi rreruntuhan bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny. Korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi. Dengan ditemukannya satu lagi, maka 3 orang berhasil dievakuasi tim pasca evakuasi menggunakan alat berat.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, menyampaikan korban ditemukan di sektor A2, tepatnya di bawah timbunan beton. “Korban ketiga hari ini kami evakuasi tidak jauh dari lokasi sebelumnya, masih di sektor A2 sisi kiri,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Dengan temuan ini, total tiga jenazah berhasil dievakuasi sepanjang Jumat. Dua korban pertama ditemukan pukul 07.30 WIB dan 07.36 WIB. Seluruh korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Sementara untuk korban keempat, ditemukan pukul 11.34 di sektor A4 dalam keadaan meninggal juga.
Proses evakuasi masih terus dilakukan. Hingga kini, alat berat telah membersihkan dua lantai bangunan yang runtuh, tersisa satu lantai terakhir yang menjadi fokus pencarian. Nanang menambahkan, potensi penemuan korban lain masih terbuka.
“Kemungkinan masih ada korban, karena posisi saat ini tinggal satu lapisan bangunan yang akan dibersihkan,” katanya.
Runtuhnya bangunan ponpes yang terjadi pada Senin (29/9) sore menjadi tragedi besar bagi ratusan santri. Pencarian korban dilakukan dengan melibatkan ratusan petugas gabungan, menggunakan peralatan manual hingga alat berat untuk mengangkat puing bangunan.(cit)




