Meteran Hibah Ditagih Rp1,2 Juta, Warga Kalitengah Sidoarjo Protes ke PDAM

oleh -795 Dilihat
oleh
Meteran air yang dipasang bertuliskan hibah tapi warga dikenakan biaya Rp 1,2 Juta. (Foto: Tama/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Warga Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo mengeluhkan dugaan pungutan liar dalam pemasangan pipa dan meteran air Perumda Delta Tirta. Mereka diminta membayar Rp1,2 juta, padahal meteran bertuliskan “hibah” yang semestinya dipasang secara gratis.

Sejumlah warga mengaku kecewa karena tetap diminta biaya meski meteran bertanda hibah.

Tani (62), warga Kalitengah, mengatakan dirinya sempat membayar Rp1,2 juta. “Kalau memang hibah dan hanya bayar pemakaian bulanan, kami tidak masalah. Tapi kalau ada biaya tambahan, itu berat,” ujarnya pada kilasjatim.com, Kamis (2/10/2025).

Hal senada diungkapkan Wasiran, warga lain yang mengaku memasang dua meteran, di rumah dan kos-kosannya. “Kalau memang hibah, mestinya tidak ada biaya sebesar itu,” katanya.

Tak hanya dua warga yang mengeluh atas tarikan biaya jutaan yang dibebankan pada warga.
Rizki, warga lainnya, juga pernah ikut pemasangan kolektif dengan biaya serupa. “Kalau uang dikembalikan karena memang hibah, kami tentu bersyukur,” ucapnya.

Warga berharap segera ada tindak lanjut dari Perumda Delta Tirta maupun dari Pemkab Sidoarjo serta berharap ada pengembalian uang yang sudah dibayar oleh warga. (TAM)

Baca Juga :  RSUD Sidoarjo Barat Buka Layanan Cek Gratis di CFD Alun-alun

No More Posts Available.

No more pages to load.