Kasus Dugaan Pungli PDAM Sidoarjo, Perumda Delta Tirta: Pemasangan Gratis

oleh -914 Dilihat
oleh
Meteran air yang dipasang bertuliskan hibah tapi warga dikenakan biaya Rp 1,2 Juta. (Foto: Tama/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Dugaan pungutan liar atas pemasangan meteran air di Desa Kalitengah, Sidoarjo langsung dibantah Perumda Delta Tirta yang menegaskan jika pemasangan meteran semuanya gratis karena merupakan bantuan atau hibah dari pemerintah pusat.

Direktur Pelayanan Perumda Delta Tirta, Fatihul Faizun, menegaskan bahwa informasi pungutan tersebut tidak benar. Menurutnya, pemasangan pipa dan meter air di Desa Kalitengah merupakan program Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.

“Seluruh pemasangan dilakukan gratis tanpa dipungut biaya. Meteran itu hibah dari Kementerian PUPR, tidak ada dasar hukum penarikan biaya tambahan,” jelas Faizun, Kamis (2/10/2025).

Ia menambahkan, kewajiban pembayaran hanya berlaku setelah pelanggan resmi menggunakan air dan rekening bulanan dibayarkan melalui kanal resmi, mulai dari loket Perumda, kantor pos, minimarket, hingga perbankan. “Mekanisme jelas dan transparan. Tidak ada pungutan di luar itu,” tegasnya.

Menindaklanjuti keluhan warga, Perumda Delta Tirta bersama Dinas P2CKTR akan melakukan klarifikasi dan investigasi langsung kepada penerima manfaat program DAK.

Sementara Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo, Mochamad Bachruni Aryawan, memastikan pihaknya akan menelusuri laporan tersebut.

“Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Kalitengah melalui program DAK memang tidak boleh dipungut biaya tambahan dari warga. Kami akan turun, tindaklanjuti dugaan pungutan ini,” ujarnya saat dikonfirmasi terpisah.

Kasus ini kini tengah menjadi perhatian bersama antara Perumda Delta Tirta dan pemerintah daerah. Investigasi diharapkan bisa memberi kepastian bagi warga sekaligus memastikan program hibah air minum benar-benar sampai tanpa pungutan.(TAM)

Baca Juga :  APBN Kabupaten Sidoarjo Triwulan I 2025 Surplus Rp1,22 Triliun, Tanda Positif Pendanaan Pembangunan

No More Posts Available.

No more pages to load.