28 Santri Asal Surabaya Jadi Korban Runtuhnya Musholla Ponpes Al-Khoziny, 1 Meninggal

oleh -3314 Dilihat
oleh
Oplus_131072

KILASJATIM.COM, Surabaya – 28 santri asal Surabaya menjadi korban dalam insiden ambruknya musolah Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9). Satu orang asal Surabaya meninggal dunia, yaitu Maulana Alfan Ibrahimovic (13), warga Surabaya. Ia sudah dimakamkan di Madura.

Sementara itu, 27 korban lain mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit:

  • RSI Siti Hajar, Sidoarjo: 9 korban (1 meninggal, 8 luka ringan).
  • RSUD Sidoarjo: 17 korban (1 luka berat, 6 luka sedang, 10 luka ringan).
  • RS Delta Surya: 2 korban (1 luka sedang, 1 luka ringan).

Korban luka berat di antaranya Nur Ahmad (13) yang mengalami amputasi tangan kiri dan penurunan kesadaran. Saat ini dalam perawatan intensif di RSUD Sidoarjo dan dijadwalkan menjalani operasi. Beberapa korban lain mengalami cedera otak ringan, patah tulang, hingga luka di kepala dan wajah.

Tim gabungan dari BPBD Kota Surabaya, Dinas Sosial, PMI, dan Dinas Pemadam Kebakaran (DPKP) dikerahkan untuk mengevakuasi korban dari reruntuhan serta mendampingi mereka di rumah sakit.

“Ambulans PMI dan Dinsos juga membantu mengantar korban ke rumah masing-masing,” kata Kepala BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto saat dikonfirmasi, Selasa (30/9/2015).

Sejumlah pasien telah mendapatkan pendampingan keluarga. Salah satu korban dengan luka sedang, Mudhar Sahid (15), bahkan harus dirujuk ke RS Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga Senin malam, pendataan korban terus dilakukan. Pihak berwenang memastikan seluruh korban telah mendapat perawatan medis sesuai kebutuhan.(cit) 

Baca Juga :  Isuzu Elf Vs Honda Scoopy di Ahmad Yani Surabaya, Pengendara Motor Tewas

No More Posts Available.

No more pages to load.