Untag Surabaya Hadapi Tantangan PTS dengan Inovasi Strategis

oleh -472 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya gelar Rapat Kerja Akademik dan Non-Akademik, merumuskan langkah inovatif untuk menghadapi tantangan perguruan tinggi swasta (PTS) di tengah persaingan ketat dengan PTN-BH dan dinamika keuangan.

Acara ini menjadi forum strategis untuk menyusun kebijakan guna memperkuat posisi Untag sebagai kampus rujukan nasional. Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., memaparkan capaian prestasi universitas. “Sejumlah prodi telah tersertifikasi AUN-QA, harapannya prodi lain menyusul. Kami baru mengukuhkan guru besar ke-29 dan ke-30. Ke depan, fokus kami adalah berkiprah di level internasional melalui riset dan pengabdian. Untag pernah menerima hibah penelitian puluhan miliar dari Dikti, dan saya dorong dosen untuk terus mengejar hibah serupa,” terang Prof. Nugroho.

Wakil Rektor II, Supangat, M.Kom., Ph.D. ITIL, COBIT, CLA, CISA, menyoroti tantangan keuangan yang dihadapi PTS. “Banyak PTS mengalami financial distress, tidak mampu memenuhi kewajiban seperti gaji dosen, biaya operasional, atau investasi pengembangan. Perubahan pola penerimaan mahasiswa juga berdampak, karena PTN-BH kini menambah kuota jalur mandiri dengan biaya tinggi, menarik mahasiswa yang biasanya memilih PTS,” papar Supangat.

Supangat menegaskan perlunya transformasi strategis. “Untag harus berinovasi, bukan sekadar bertahan. Kami fokus pada peningkatan kualitas dosen dan layanan mahasiswa, karena mahasiswa yang puas adalah agen promosi terbaik. Pengelolaan keuangan yang efisien, efektif, dan transparan juga mutlak dilakukan,” tegas Supangat.

Dari sisi SDM, Supangat menekankan kesejahteraan karyawan. “Kami ingin mahasiswa dan tenaga pendidik bahagia. Ini diwujudkan melalui kompensasi layak, sistem rekrutmen yang lebih baik, pengembangan SDM, dan lingkungan kerja positif,” ungkapnya.

Sebagai Kampus Merah Putih, Untag Surabaya berkomitmen melahirkan lulusan kompeten, inovatif, dan berjiwa kebangsaan. Rapat kerja ini diharapkan menghasilkan kebijakan strategis yang memperkuat daya saing Untag di kancah nasional dan internasional.(tok)