KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya mendapat kabar baik jelang laga tandang melawan Dewa United Banten pada pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026. Gelandang andalan mereka, Francisco Rivera, dipastikan bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman larangan satu laga.
Rivera sebelumnya diragukan tampil karena kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Persib Bandung pada pekan kelima. Situasi itu sempat membuat pelatih Eduardo Perez waswas, mengingat Rivera adalah motor permainan Persebaya.
Namun, hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) PSSI pada 20 September 2025 memastikan Rivera hanya dijatuhi sanksi standar berupa larangan satu kali bermain plus denda Rp10 juta. Artinya, ia sudah menyelesaikan hukumannya ketika Persebaya melawan Semen Padang pekan lalu.
“Konfirmasi sudah kami terima, Rivera bisa bermain lagi. Kami sangat senang dia kembali bersama tim,” kata Eduardo Perez dalam keterangannya yang dikutip dari lama resmi klub, Kamis (25/9/2025).
Absennya Rivera memang cukup terasa saat Persebaya melawan Semen Padang. Meski Bajol Ijo menang tipis 1-0, permainan mereka minim kreativitas. Lini tengah kurang hidup, dan serangan banyak buntu meski Gali Freitas mampu mencetak gol tunggal kemenangan.
Milos Raickovic mengakui arti penting rekannya itu, tetapi menegaskan Persebaya tetap mengusung semangat kolektif. “Rivera salah satu pemain terbaik di liga, tapi kami adalah tim yang siap berjuang bersama. Target kami selalu tiga poin,” ujarnya.
Dengan kembalinya Rivera, Persebaya kembali punya senjata utama untuk mengatur tempo dan membangun serangan. Hasil positif sangat dibutuhkan tim yang kini duduk di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin dari lima laga (tiga menang, dua kalah).
Laga kontra Dewa United di Banten International Stadium, Serang, Jumat (26/9/2025) malam WIB, akan jadi ujian penting bagi Green Force untuk menjaga konsistensi sekaligus terus bersaing di papan atas.(cit)



