82 Napi High Risk Bali-Jatim Dipindah ke Nusakambangan, Perkuat Pengawasan dan Pembinaan

oleh -549 Dilihat
oleh
Foto: Istimewa/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Cilacap – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan kembali memindahkan 82 narapidana (napi) berisiko tinggi atau high risk ke Nusakambangan, Jawa Tengah. Puluhan napi tiba di pulau penjara itu pada Rabu (24/9/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Sebanyak 55 orang berasal dari Jawa Timur dan 27 orang dari Bali,” kata Irfan, Koordinator Wilayah Nusakambangan sekaligus Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan.

Para napi tersebut ditempatkan di empat lapas dengan tingkat pengamanan berbeda: 25 orang di Lapas Super Maksimum Karang Anyar, 30 orang di Super Maksimum Pasir Putih, 15 orang di Lapas Maksimum Gladakan, dan 12 orang di Lapas Maksimum Ngaseman.

Berdasarkan asesmen, para napi dikategorikan high risk sehingga membutuhkan strategi pembinaan dan pengamanan lebih ketat. Pemindahan ke Nusakambangan diharapkan dapat menekan potensi gangguan keamanan sekaligus memberi ruang pembinaan agar perilaku para narapidana berubah ke arah positif.

Pemindahan dilakukan dengan pengamanan berlapis melalui kolaborasi Ditjenpas, tim Direktorat Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal, kepolisian, serta kantor wilayah Ditjenpas Jatim dan Bali.

Langkah ini merupakan bagian dari program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dan Dirjenpas Mashudi untuk menciptakan lapas dan rutan yang bersih dari narkoba.

Pemindahan kali ini menjadi yang kedua sepanjang September 2025. Sebelumnya, pada 19 September, 60 narapidana high risk asal Pangkalpinang, Bangka Belitung, juga dipindahkan ke Nusakambangan.

“Pemindahan ini dilakukan untuk kebutuhan pembinaan dan pengamanan,” ujar Herman Sawiran, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Bangka Belitung.

Dengan pemindahan ke Nusakambangan, pemerintah berharap lapas daerah bisa lebih bersih dari peredaran narkoba sekaligus memperkuat pengawasan terhadap narapidana berisiko tinggi.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.