Dari Lakawa ke Surabaya, Nisa Ramos Berjuang Raih Mimpi Jadi Perawat

oleh -412 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Senyum lebar tak pernah lepas dari wajah Koiru Nisa Ramos Costa. Gadis asal Desa Lakawa, Timor Leste, ini menempuh ribuan kilometer perjalanan demi menggapai cita-cita di Surabaya. Berkat tekad dan beasiswa penuh dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Nisa kini resmi menyandang gelar ners dengan IPK nyaris sempurna, 3,92.

Perjalanan itu bukan tanpa rintangan. Sang ayah meninggal saat ia SMA, membuatnya semakin yakin pada pentingnya peran tenaga kesehatan. “Pengen banget bisa bantu keluarga, dan di keluarga Nisa belum ada yang terjun di dunia kesehatan,” ungkapnya usai prosesi pengambilan sumpah profesi ners atau perawat.

Namun keinginan Nisa sempat terhalang restu orang tua. Ibunya berat melepas sang putri ke negeri seberang. “Mama sempat berat buat melepas Nisa merantau sampai Surabaya, bukan cuma beda kota tapi sudah beda negara,” ceritanya. Berkat pengertian Nisa dan kakaknya, restu itu akhirnya diberikan. “Kalau rindu ya cuma bisa video call, kalau nggak ya berdoa setelah sholat,” lanjutnya.

Kesempatan emas ini dimanfaatkan Nisa sebaik mungkin. Ia membiasakan diri membuat poin-poin materi agar mudah dipahami. “Kalau masih tidak paham biasanya tanya ke dosen, supaya tetap paham,” jelasnya.

Di luar prestasi akademik, Nisa aktif di berbagai kegiatan: BEM FKK, Student Ambassador, UKM Voli, ECC, hingga International Student Forum. “Saya juga berpartisipasi beberapa kegiatan internasional,” katanya.

Cita-cita Nisa kini melampaui dirinya. Ia ingin berkontribusi pada pembangunan kesehatan dan pendidikan di tanah kelahirannya, Timor Leste. “Inginnya, saya bisa lanjut studi S2, sembari cari beasiswa di Indonesia,” ujarnya. Baginya, pendidikan adalah investasi terbaik. “Dengan ilmu, saya bisa membantu keluarga, masyarakat, dan juga bangsa saya,” tegas Nisa.(tok)