Unitomo–Untag Ciptakan Mesin Robot Motif Batik untuk IRT Namiroh Sidoarjo

oleh -359 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tim dosen PKM Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya berkolaborasi dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menghadirkan inovasi mesin robot motif batik portabel bagi IRT Batik Namiroh Sidoarjo. Program yang berlangsung 9 Juni–17 September 2025 ini didukung pendanaan DPPM Kemdiktisaintek dengan tema:  Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Berbasis Green Economy di Kampung Batik Kabupaten Sidoarjo.

Ketua tim, Dr. Yoosita Aulia, SE., MM., Ak., mengungkapkan persoalan utama mitra adalah keterbatasan produksi. “Dari hasil survei awal, rumah produksi terlihat kumuh, layout ruang belum tertata, bahkan proses canting dan pengeblokan warna masih dilakukan di teras rumah,” ujarnya. Ia menambahkan, proses menghaluskan batik pun masih konvensional dengan palu kayu.

Anggota tim, Dr. Dian Ferriswara, SE., MM., menyebut produk belum memiliki kemasan layak sehingga nilai jual rendah. “Selama ini kain batik hanya dilipat dan diikat per lima potong. Branding produk jadi lemah, harganya pun lebih murah,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal itu, tim menghadirkan mesin robot motif batik berukuran 60 x 100 sentimeter. “Jika manual butuh waktu tiga minggu, mesin ini bisa menyelesaikan pola hanya tiga jam. Produksi bisa naik 40% dengan kualitas tetap terjaga,” terang Yoosita. Sementara itu, Maula Nafi, ST., MT., menambahkan, “Mesin ini membuat produksi bisa selesai tiga bulan dari sebelumnya empat bulan, tapi proses manual tetap dipertahankan agar nilai historis batik tidak hilang.”

Sebagai dukungan penuh, tim menghibahkan satu unit mesin kepada IRT Namiroh. “Kami berharap alat ini dimanfaatkan maksimal agar pengrajin lebih kreatif, termasuk membuat logo instansi yang sulit dilakukan manual. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada DPPM Kemdiktisaintek atas dukungan pendanaan,” tutup Yoosita.(tok)