KILASJATIM.COM, Lamongan – Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan kembali diramaikan dengan gelaran tahunan Festival Jajanan Jadoel Sukobendu, yang berlangsung pada 24–31 Agustus 2025 di Desa Sukobendu. Festival ini tak hanya menjadi ajang kuliner nostalgia, tetapi juga simbol pelestarian budaya dan pemberdayaan pelaku UMKM lokal.
Mengusung tema “Kecintaan pada Warisan Kuliner”, Festival Jajanan Jadoel Sukobendu menampilkan ragam makanan tradisional khas Lamongan, seperti rawon godong jati serta jajanan pasar legendaris “Yu Wur”, yang telah melegenda di tengah masyarakat setempat.
Tidak hanya kuliner, festival juga menyuguhkan beragam hiburan budaya seperti karnaval, atraksi reog, lomba antar dusun, hingga pentas seni, yang sukses menarik ribuan pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
Tahun ini, kesuksesan festival turut ditopang oleh Kasir Pintar yang hadir sebagai sponsor utama. Platform kasir digital berbasis aplikasi ini tak sekadar mendukung secara finansial, namun juga terlibat langsung dalam pemberdayaan para pelaku UMKM yang meramaikan festival.
Dengan dukungan Kasir Pintar, lebih dari 50 pelaku UMKM kuliner mendapat kesempatan untuk mempromosikan produknya sekaligus mengakses pelatihan bisnis digital secara gratis. Hal ini memungkinkan para pedagang kecil di desa untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usahanya.
“Kami melihat Festival Jajanan Jadoel bukan hanya sebagai acara hiburan, tetapi sebagai ruang kolaborasi dan pemberdayaan. Kami ingin para pelaku usaha kecil di desa merasakan manfaat teknologi untuk memperluas peluang mereka,” ujar Sitti Raisya Fitri E., CCO & Co-Founder Kasir Pintar.
Festival ini menjadi contoh konkret bagaimana pelestarian budaya bisa berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi masyarakat. Pengunjung tidak hanya dimanjakan oleh rasa dan aroma kuliner tempo dulu, tetapi juga disuguhi cerita dan filosofi di balik setiap hidangan yang disajikan.
Sementara itu, para pedagang mendapatkan manfaat langsung dari festival ini—mulai dari peningkatan penjualan, jejaring bisnis baru, hingga peningkatan kapasitas usaha melalui pemanfaatan teknologi kasir digital.
Dukungan Kasir Pintar juga menjadi penanda bahwa kemitraan antara perusahaan teknologi dan komunitas lokal dapat mendorong pertumbuhan UMKM, bahkan hingga ke tingkat desa.
Lebih dari sekadar festival kuliner, Festival Jajanan Jadoel Sukobendu 2025 menjadi simbol gotong royong, kebersamaan, dan optimisme dalam membangun potensi daerah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat—mulai dari pelaku UMKM, tokoh budaya, warga desa, hingga perusahaan swasta—menciptakan suasana yang meriah dan penuh makna.
Dengan dukungan yang terus mengalir, termasuk dari mitra seperti Kasir Pintar, festival ini diharapkan terus tumbuh menjadi agenda tahunan yang semakin berdampak luas, baik dalam hal pelestarian kuliner tradisional maupun penguatan ekonomi lokal.




