KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur (Jatim) kembali berfluktuasi pada Senin (15/9/2025). Komoditas hortikultura, terutama cabai, mengalami kenaikan signifikan, sementara daging dan telur ayam kampung justru turun.
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim pukul 09.34 WIB, cabai merah keriting naik paling tinggi, yakni Rp3.954 atau 11,44 persen menjadi Rp38.518/kg. Cabai rawit merah juga terkerek Rp2.022 (6,57 persen) menjadi Rp32.793/kg, dan cabai merah besar naik tipis Rp291 (0,99 persen) menjadi Rp29.684/kg.
Sebaliknya, harga daging ayam kampung turun Rp520 (0,76 persen) ke Rp67.946/kg, sedangkan telur ayam kampung turun Rp532 (1,14 persen) menjadi Rp46.135/kg.
Selain itu, sebagian besar kebutuhan pokok lain terpantau stabil. Beras premium bertahan di Rp15.200/kg dan beras medium Rp12.981/kg. Gula kristal putih Rp16.340/kg, minyak goreng curah Rp18.601/liter, minyak kemasan premium Rp20.205/liter, dan Minyakita Rp16.536/liter.
Harga daging sapi paha belakang berada di Rp118.672/kg, daging ayam ras Rp36.558/kg, dan telur ayam ras Rp27.319/kg. Untuk bumbu dapur, bawang merah turun tipis ke Rp33.389/kg, sedangkan bawang putih relatif stabil di Rp29.841/kg.
Pantauan harga sembako penting dilakukan masyarakat untuk menjaga pengeluaran rumah tangga tetap terkendali. Apalagi sembilan bahan pokok (sembako) — mulai beras, gula, minyak goreng, daging, telur, susu, bawang, gas elpiji hingga garam — merupakan kebutuhan dasar sehari-hari.
Dengan kondisi harga yang fluktuatif, masyarakat diimbau bijak dalam mengatur belanja agar tidak terdampak lonjakan pada komoditas tertentu, seperti cabai yang kerap memicu inflasi pangan.(cit)




