KILASJATIM.COM, Surabaya: Aspirasi masyarakat dinilai sebagai fondasi utama dalam penyusunan perencanaan pembangunan di Kota Surabaya. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Herlina Harsono Njoto, dalam agenda reses yang berlangsung pekan ini.
Herlina menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik semata, melainkan harus berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Komisi C berkomitmen agar setiap program pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata, bukan sekadar tertuang di atas kertas. Aspirasi warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam setiap pengambilan keputusan,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah kebutuhan mendesak turut disampaikan masyarakat, antara lain perbaikan infrastruktur lingkungan, revitalisasi pasar tradisional, hingga kekhawatiran terhadap rencana proyek reklamasi di kawasan pesisir. Selain itu, warga menyoroti pentingnya transparansi pemerintah kota dalam penyampaian anggaran pembangunan agar publik dapat terlibat dalam proses pengawasan.
Menanggapi hal tersebut, Herlina menyatakan DPRD memiliki kewajiban untuk mengawal kebijakan pemerintah kota, termasuk memastikan keterbukaan informasi anggaran. Menurutnya, transparansi akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menjamin penggunaan anggaran secara tepat sasaran.
“Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan. Dengan keterlibatan aktif warga, pembangunan Surabaya diharapkan semakin inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.(den)
