BNPB Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir di Bali, 9 Korban Jiwa Tercatat

oleh -633 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Bali – Banjir besar akibat hujan deras melanda sejumlah wilayah di Bali sejak Selasa (9/9/2025). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sembilan orang meninggal dunia, enam orang hilang, serta 202 kepala keluarga atau 620 jiwa terdampak.

Daerah yang paling parah dilanda banjir meliputi Denpasar, Gianyar, Tabanan, Karangasem, Badung, dan Jembrana. Sejumlah rumah warga terendam, bahkan ada yang hanyut terseret arus karena tanah di tepi sungai terkikis. Sebagian warga terpaksa mengungsi.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy merinci korban jiwa, di antaranya lima orang di Denpasar, dua di Jembrana, serta masing-masing satu orang di Gianyar dan Badung. Selain itu, dua korban hilang dilaporkan di Denpasar.

BNPB menambahkan, Jembrana mencatat 103 KK atau 200 jiwa terdampak, Gianyar satu korban meninggal, Badung satu korban meninggal, sementara Klungkung melaporkan 99 KK atau 420 jiwa terdampak. Data di Tabanan masih dalam pendataan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang meninjau langsung lokasi bencana menetapkan status tanggap darurat di Bali selama satu pekan. Menurutnya, keputusan ini penting agar pemerintah pusat dapat membantu penanganan bencana dengan cepat.

“Awalnya status tanggap darurat direncanakan dua minggu, namun melihat kondisi di lapangan, cukup ditetapkan satu minggu,” ujarnya di Denpasar, Rabu (10/9/2025).

BNPB menegaskan, penetapan status darurat bukan berarti situasi genting, tetapi langkah administratif agar bantuan logistik, relawan, hingga rehabilitasi bisa segera digerakkan.

Baca Juga :  Cegah Kasus Kekerasan Seksual, Wali Kota Eri Imbau Orangtua Awasi Anak Saat di Luar Rumah

No More Posts Available.

No more pages to load.