KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebuah kabar membanggakan datang dari dunia kopi Indonesia. Hazazi Ajik, barista muda asal Surabaya, berhasil melangkah ke Grand Finals Asia Pasifik MONIN Coffee Creativity Cup (MCCC) 2025 yang akan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 9 September 2025. Keberhasilan ini bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga representasi dari semakin diakuinya kreativitas barista Indonesia di tingkat internasional.
Ajik mengamankan tiket ke Kuala Lumpur setelah tampil gemilang di babak nasional MCCC Indonesia pada 2 Juli 2025 di The Music Lounge, Cinema XXI – Plaza Senayan, Jakarta. Ajang nasional tersebut mempertemukannya dengan peserta-peserta tangguh dari brand ternama seperti Cinema XXI, JCO Reserve, The St. Regis Jakarta, hingga LOEWY by The Union Group. Namun berkat racikan inovatifnya yang menyelaraskan presisi teknik dengan imajinasi kreatif, Ajik berhasil keluar sebagai juara pertama.
Perjalanan Ajik hingga titik ini bukanlah hal yang instan. Sejak 2021, ia menekuni dunia mixology dengan penuh konsistensi. Tak hanya sekadar mengolah bahan, baginya meracik kopi adalah tentang menghidupkan cerita dan menyalurkan pesan lewat rasa. Seiring waktu, berbagai pengakuan dari kompetisi kopi, teh, dan spirit ia raih, meneguhkan namanya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di industri. Kemenangan di MCCC Indonesia 2025 seakan menjadi buah dari dedikasi panjang yang ia bangun sejak awal.
Kini, tantangan lebih besar menanti di Kuala Lumpur. Ajik akan berhadapan dengan para finalis terbaik dari 14 negara Asia Pasifik, yang masing-masing membawa karakter dan interpretasi khas. Tema tahun ini, “Alchemy of Flavours: A Fusion of MONIN & Exquisite Coffee”, menjadi ruang uji kreativitas sekaligus kesempatan untuk menampilkan jati diri. Ajik datang bukan hanya sebagai kompetitor, melainkan juga sebagai duta rasa Indonesia yang ingin menunjukkan bagaimana kopi Nusantara mampu hadir dengan keunikan tersendiri di panggung global.
Menurut Ajik keberhasilan melangkah ke final bukan semata soal medali atau trofi. Lebih dari itu, ia ingin membuktikan bahwa kopi Indonesia memiliki tempat terhormat di hati penikmat dunia. “Harapan terbesar saya adalah mampu memberikan performa terbaik, membagikan cerita di balik setiap kreasi, dan menginspirasi bahwa talenta barista Indonesia mampu bersinar dan diakui dunia,” ujarnya penuh semangat.
Perjalanan Hazazi Ajik dari Surabaya ke Kuala Lumpur adalah cermin dari kegigihan dan dedikasi seorang anak bangsa dalam mengejar mimpi. Dari balik cangkir kopi, ia membawa misi besar yaitu memperkenalkan keindahan rasa, aroma, dan budaya Indonesia ke kancah internasional. September ini mata pecinta kopi Asia Pasifik akan tertuju pada panggung MCCC 2025, dan Ajik siap menorehkan sejarah baru bagi barista Indonesia. (kar)
