Khofifah Bawa Bantuan ke Bawean, TNI AL Kerahkan KRI Surabaya 591

oleh -815 Dilihat

KILASJATIM.COM, Gresik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, untuk memastikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak gelombang tinggi tersalurkan dengan baik. Cuaca buruk sejak akhir Agustus membuat kapal barang tidak bisa beroperasi, sehingga distribusi sembako terhambat, harga kebutuhan pokok melonjak, dan pedagang kesulitan berdagang.

Dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Hasan Jufri, Sabtu (6/9/2025), Khofifah menegaskan Pemprov Jatim menggandeng TNI Angkatan Laut yang mengerahkan KRI Surabaya 591. Kapal berkapasitas besar ini tidak hanya membawa ratusan ton logistik, tetapi juga mengevakuasi puluhan pedagang serta penumpang yang sebelumnya tertahan di pelabuhan.

“Sejak 29 Agustus kapal barang berhenti beroperasi karena ombak tinggi. Kami berterima kasih kepada Pangko Armada II dan Dankoarmada V yang cepat merespons dengan mengirimkan KRI Surabaya 591. Bahkan 50 pedagang yang tertahan bisa ikut berangkat. Ini bentuk solidaritas kemanusiaan bagi warga Bawean,” ujar Khofifah.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menambahkan, instruksi bantuan diberikan mendadak usai Gubernur menerima laporan lonjakan harga sembako. Hanya sehari setelah perintah, kapal perang sudah berangkat. Logistik yang dikirim mencakup beras, lauk-pauk, minyak goreng, gula, LPG, serta 500 paket sembako dari Maya Pada Group. Operasi ini juga didukung Tagana, TKSK, pendamping PKH, hingga tim Dinas Sosial.

Selain bantuan logistik, Pemprov Jatim menyalurkan program sosial senilai Rp5,7 miliar untuk Kabupaten Gresik, termasuk Rp602 juta khusus warga Bawean. Bantuan ini meliputi PKH, PKH Plus, alat bantu disabilitas, hingga dukungan bagi para pendamping.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut langkah cepat Gubernur sangat berarti bagi masyarakat Bawean. Apalagi, kondisi cuaca ekstrem terjadi bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi yang meningkatkan kebutuhan pokok hingga dua kali lipat. “Perhatian Ibu Gubernur sangat luar biasa. Begitu tahu kapal telat, beliau langsung hubungi TNI AL dan menggerakkan kapal perang,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Binaan CSR PT PJB UP Gresik Raih Penghargaan dari Kota Gresik

Saat ini kapal penumpang Bahari Express sudah kembali beroperasi dengan membawa lebih dari 600 penumpang dan sebagian barang. Pemkab Gresik juga menyiapkan pasar murah pekan depan untuk membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok.

Operasi kemanusiaan ini menjadi penopang utama warga Bawean setelah empat hari terisolasi akibat gelombang tinggi. Kehadiran logistik dan pasar murah diharapkan mampu menekan lonjakan harga sekaligus memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.