KILASJATIM.COM, Surabaya – Puluhan pos polisi di Surabaya yang sempat menjadi sasaran amuk massa beberapa waktu lalu saat demo, kini mulai dibenahi dan dibersihkan.
Pantauan kilasjatim.com Jumat (5/9/2025), beberapa petugas kepolisian, Satpol PP, Dishub Surabaya serta petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya bahu membahu melakukan pembersihan pos polisi yang dibakar massa.
Selain membersihkan puing-puing bekas kebakaran mereka juga tampak mulai melakukan pengecatan pos polisi dibagian luar dengan menggunakan warna putih.
Bahkan, ada pos polisi yang sudah dicat warna putih dan biru dibagian luar seperti terpantau dikawasan flyover Mayangkara.
Aksi gotong royong lintas instansi ini mendapat apresiasi dari pengendara maupun warga yang sedang melintas. Beberapa diantaranya memberikan acungan jempol dan teriakan semangat kepada para petugas.
“Semangat pak, semangat,” teriak salah satu pengendara di kawasan Urip Sumoharjo sambil mengacungkan jempol sambil mengendari kendaraannya.
Tak hanya itu, warga juga memberikan komentar positif dengan upaya kerja bakti bersama ini.
“Adem lihatnya. Selain itu, juga bisa mengurangi rasa trauma jika melihat pos polisi kembali berdiri tidak dibiarkan terlihat hangus terbakar,” ujar Agung warga rusun Urip Sumoharjo.
Diberitakan sebelumnya, 15 pos polisi di Surabaya mulai dari Bundaran Waru hingga pinggiran Surabaya menjadi sasaran amuk massa saat demo yang berujung rusuh serta melakukan pembakaran. Tidak hanya belasan pos polisi, Polsek Tegalsari dan Gedung Grahadi juga dibakar massa dalam aksi demo selama tiga hari di Surabaya yang membuat suasana mencekam.

