Pasar Murah Diserbu Warga, Pemprov Jatim Pastikan Beras dan Minyak Terkendali

oleh -792 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah membagikan beras ke warga di sela PasarMurah di Bulak Banteng, Surabaya. (Foto: Frizal/kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ribuan warga Bulak Banteng, Surabaya, memadati kegiatan Sapa Bansos dan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (3/9/2025) sore. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir langsung bersama Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menegaskan komitmen Pemprov untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar.

“Pasar murah ini hadir agar masyarakat bisa mengakses sembako dengan harga terjangkau. Persoalannya bukan hanya ketersediaan, tetapi juga akses. Karena itu, pasar murah harus turun langsung ke tengah warga,” kata Khofifah.

Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar, antara lain:

Beras premium Rp14.000/kg (harga pasar Rp15.416/kg)

Beras medium Rp11.000/kg

Minyak goreng Rp13.000/liter (harga pasar Rp15.966/liter)

Telur ayam Rp22.000/kg

Gula pasir Rp14.000/kg

Selain menjual sembako murah, Pemprov juga membagikan beras gratis kepada lansia serta telur ayam untuk warga yang datang bersama anak kecil. Khofifah menekankan, ketersediaan dan keterjangkauan beras menjadi prioritas utama.

“Konsumsi rumah tangga terbesar adalah beras. Karena itu, pemerintah harus memastikan beras tersedia cukup, aman, dan terjangkau,” tegasnya.

Kegiatan ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH), keluarga penerima manfaat (KPM), lansia, penyandang disabilitas, hingga relawan Tagana Surabaya.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso, mengapresiasi langkah cepat Pemprov dalam meredam keresahan warga akibat fluktuasi harga.

“Kita melihat langsung bagaimana ketersediaan beras kini terkendali. Warga tidak perlu panik,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD Jatim siap mengawal agar program pasar murah dan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Kegiatan yang ditutup dengan pembagian paket sembako ini disambut meriah warga Bulak Banteng. Antusiasme tersebut menunjukkan program sosial masih sangat dibutuhkan, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.