Kericuhan di Surabaya Berdampak pada Fasilitas Publik, Pemkot Lakukan Pendataan

oleh -908 Dilihat
oleh
Salahsatu pos pantau di Taman Bungkul yang sempat dibakar dan sudah dilakukan pembersihan.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya mulai melakukan pendataan fasilitas umum yang mengalami rusak maupun hilang pasca aksi massa yang berujung ricuh serta pengrusakan hingga pembakaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya Irvan Widyanto menyebut sejumlah pos pantau, pot bunga hingga kamera CCTV serta beberapa rambu menjadi sasaran amuk massa.

“Untuk pos pantau rusak dan beberapa ikut dibakar dengan kondisinya ada yang mencapai 100 persen tidak bisa digunakan,” kata Irvan saat dikonfirmasi kilasjatim.com, Senin (1/9/2025).

Tak hanya pos pantau, kamera pengawas milik Kominfo, Dinas Perhubungan beberapa mengalami kerusakan dan ada juga yang hilang.

Parahnya lagi kata Irvan, pot tanaman yang berada di kawasan tengah kota serta kursi taman juga tidak luput dari amuk massa saat aksi sejak Kamis (28/8) hingga Sabtu (30/8).

“Untuk pot tanaman di jalur tengah mulai Jalan Darmo hingga kawasan Tunjungan banyak rusak dan beberapa tong sampah serta lampu taman dibakar dan hilang,” imbuhnya.

Khusus pos pantau yang dibakar kata Irvan, pihaknya sudah melakukan pembersihan dan beebrapa juga sudah dilakukan pengecatan meski pemsangan kaca belum dilakukan.

“Ada beberapa pos yang dibakar jika fisiknya masih bisa digunakan, sudah ada yang kita cat untuk menghilangkan bekas abu kebakaran meski kaca dan fasilitas didalamnya belum kita benahi,” pungkas mantan Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini.

Baca Juga :  Di Surabaya, Spa Hingga Diskotek Wajib Tutup Selama Ramadan

No More Posts Available.

No more pages to load.