Nomolitera, Inovasi Digital Pantau Kesehatan Mental Remaja

oleh -431 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui Fakultas Ekonomi Bisnis dan Teknologi Digital (FEBTD) memperkenalkan inovasi baru berbasis teknologi bernama “Nomolitera”, sebuah platform tes online untuk mengukur tingkat nomophobia (No Mobile Phone Phobia) dan literasi digital. Inovasi ini diluncurkan pada acara 5th Brave bertema “The Role of Artificial Intelligence (AI) in the Mental Health of the Young Generation” yang berlangsung di Kampus C Unusa.

Platform Nomolitera dikembangkan oleh Tim Prodi S1 Sistem Informasi FEBTD Unusa, dipimpin oleh Endang Sulistiyani, S.Kom., M.Kom., bersama dua mahasiswa yang terlibat dalam penelitian sejak masa pandemi Covid-19. “Nomolitera hadir sebagai kontribusi nyata dalam isu kesehatan mental generasi muda dari sisi teknologi,” jelas Endang.

Acara ini diikuti oleh 15 mahasiswa asing dari enam negara, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Nigeria, Arab Saudi, dan Indonesia, yang antusias mencoba langsung platform Nomolitera. Suasana semakin interaktif ketika setiap peserta mendapatkan skor hasil tes nomophobia mereka, mayoritas berada pada level moderate.

Selain uji coba aplikasi, sesi diskusi dan sharing pengalaman online learning di negara masing-masing juga berlangsung hangat. Untuk memperkuat pemahaman, panitia mengadakan kuis interaktif, di mana dua mahasiswa Filipina meraih peringkat pertama dan kedua, disusul seorang mahasiswa akuntansi Unusa di posisi ketiga.

Sebagai penutup, Endang menegaskan bahwa Nomolitera bukan alat diagnosis medis, melainkan sarana meningkatkan kesadaran penggunaan ponsel secara sehat. “Harapannya, Nomolitera bisa dimanfaatkan secara berkala. Platform ini terbuka dan dapat diakses melalui https://nomolitera.my.id/ untuk menjaga kesehatan mental generasi muda terkait interaksi dengan mobile phone,” pungkas Endang.(tok)

Baca Juga :  Unusa Latih Warga Kampung Wisata Surabaya Cegah Kebakaran