KILASJATIM.COM, Surabaya – Keterbatasan media pembelajaran di kampus justru memicu kreativitas Iqbal Gilang Prastion, mahasiswa Fakultas Vokasi Teknologi Listrik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Berbekal pengalaman sebagai senior engineer di bidang otomasi, ia menciptakan training kit PLC Pengisian Tangki Otomatis yang terpilih sebagai salah satu Karya Menarik Calon Wisudawan 131.
Karya ini lahir dari pengalaman Iqbal di industri dan arahan dosen pembimbingnya, Totok Dewantoro, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya tugas akhir relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Awalnya saya hanya terpikir membuat sistem sederhana, tetapi Pak Totok menyarankan agar dikembangkan menjadi training kit yang bisa dipakai sebagai media belajar. Dari situ saya semakin terdorong,” ujar Iqbal.
Menurutnya, media pembelajaran PLC di kampus umumnya hanya menggunakan digital input-output, sementara di industri nyata juga melibatkan analog input-output.
“Dengan alat ini, mahasiswa bisa belajar tidak hanya digital, tetapi juga analog. Jadi pemahaman tentang PLC lebih mendalam dan dekat dengan dunia industri,” jelasnya.
Alat rancangannya mensimulasikan sistem pengisian tangki otomatis dengan dua mode pengaturan (high dan medium) serta tiga level prioritas. Mekanisme tersebut dirancang menyerupai sistem otomasi modern agar mahasiswa merasakan langsung logika kerja PLC.
Iqbal juga menyiapkan wiring diagram lengkap serta cadangan program PLC agar dapat dikembangkan lebih lanjut, termasuk kemungkinan integrasi Human Machine Interface (HMI). Meski sempat terkendala waktu dan keterbatasan modul analog, ia berhasil menuntaskan proyek ini dengan baik. “Semoga training kit ini bisa menjadi media belajar yang mendekatkan mahasiswa pada realita industri, sehingga ketika terjun ke lapangan mereka tidak lagi asing dengan sistem PLC,” tutup Iqbal.(tok)
