Tempatkan Energi Terbarukan, Pimpin Transformasi Industri Cat Indonesia

oleh -459 Dilihat

Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS Atap di salah satu fasilitas Avian Brands. (Ist/dok)

KILASJATIM.COM, Sidoarjo- Perusahaan cat pelapis PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri cat dan pelapis yang berkomitmen berkelanjutan menjalin kemitraan strategis dengan SUN Energy.

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam implementasi roadmap Environmental, Social, and Governance (ESG) Avian Brands, yang menempatkan energi terbarukan sebagai pilar lingkungan strategis jangka panjang.

Setelah sukses mengimplementasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di berbagai fasilitasnya, Avian Brands kini memperluas pemanfaatan energi surya di dua pabrik utama, Serang, Banten dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Langkah ini tidak hanya menambah kapasitas energi hijau perusahaan, tetapi juga memperkuat fondasi menuju operasional yang rendah emisi dan efisien.

Eko Hajar Prakoeswo, QA & Sustainability Manager Avian Brands, mengatakan, penerapan PLTS Atap sejalan dengan Komitmen Keberlanjutan Avian Brands yaitu Roadmap ESG, yang menyatakan target pengurangan emisi cakupan 1 & 2 sebanyak 50% pada tahun 2030.

“Kami memandang energi terbarukan sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya membantu mengurangi emisi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional.” ujar Eko Hajar Prakoeswo.

SUN Energy melihat kolaborasi ini sebagai model kemitraan energi bersih yang dapat direplikasi di berbagai sektor industri, sekaligus membuka peluang penerapan solusi keberlanjutan lain di masa depan.

“Transisi energi bukan hanya tentang mengurangi emisi, tetapi membangun sistem industri yang adaptif, bertanggung jawab, dan tahan terhadap tantangan masa depan,” ungkapnya.

Emmanuel Jefferson Kuesar, CEO SUN Energy. menambahkan sebagai Sustainability-as-a-Service provider dan Sustainability Business Partner, pihaknya berkomitmen mendukung Avian Brands tidak hanya pada proyek tersebut namun juga dalam pengembangan berbagai solusi hijau lainnya yang selaras dengan tujuan dekarbonisasi dan pertumbuhan berkelanjutan di Avian Brands dan Group.

Baca Juga :  KAI Hadirkan Diskon 20 Persen untuk Tiket Kereta Eksekutif pada Promo 12.12

Dengan total kapasitas yang diperkirakan mampu menghasilkan energi hijau sebesar 873.000 kWh per tahun, instalasi ini diproyeksikan mengurangi emisi karbon hingga sekitar 680 ton CO per tahun, setara dengan penanaman lebih dari 11.200 pohon.

Dampak ini menjadi bukti nyata bahwa inisiatif ESG dapat memberikan manfaat lingkungan yang signifikan sekaligus mendukung daya saing industri.

Secara rinci fasilitas di Serang, Banten menghasilkan estimasi 142.556 kWh energi bersih, mengurangi emisi sekitar 110 ton CO , atau setara dengan 1.841 pohon tertanam.

Sementara fasilitas di Sidoarjo, Jawa Timur menyumbang sekitar 730.726 kWh energi hijau, yang setara dengan pengurangan emisi sekitar 568 ton CO atau 9.437 pohon tertanam.

Langkah ini menjadi bagian dari roadmap Environmental, Social, and Governance (ESG) Avian Brands, yang dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

Strategi ESG ini mencakup pengurangan emisi gas rumah kaca, peningkatan penggunaan energi terbarukan, pengelolaan keanekaragaman hayati, serta penciptaan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan.

Dengan kemitraan ini, Avian Brands dan SUN Energy menegaskan peran penting sinergi antara korporasi visioner dan penyedia solusi energi terbarukan dalam mempercepat transformasi industri menuju Indonesia Nol Emisi Karbon 2060.

“Ke depan, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperluas pemanfaatan energi surya, tetapi juga membuka jalan bagi penerapan berbagai solusi keberlanjutan lain, mulai dari efisiensi energi hingga infrastruktur ramah lingkungan, yang dapat diintegrasikan ke seluruh ekosistem Avian Group,” pungkasnya. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.