KILASJATIM.COM, Surabaya – Harga kebutuhan pokok di Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi pada Rabu (20/8/2025). Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo), beberapa komoditas mengalami penurunan, sementara lainnya terpantau alami kenaikan.
Bawang merah turun Rp1.389 atau 3,35 persen menjadi Rp40.067 per kilogram. Cabai merah besar juga turun Rp231 (0,73 persen) menjadi Rp31.434 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun Rp293 (0,98 persen) menjadi Rp29.588 per kilogram.
Sebaliknya, harga daging ayam kampung naik Rp354 (0,52 persen) menjadi Rp68.674 per kilogram. Telur ayam kampung ikut terkerek Rp263 (0,56 persen) menjadi Rp46.791 per kilogram.
Adapun komoditas lain relatif stabil, termasuk beras, gula pasir, minyak goreng, hingga bawang putih. Berikut daftar rata-rata harga sembako di Jawa Timur per 20 Agustus 2025:
- Beras premium: Rp15.089/kg
- Beras medium: Rp12.872/kg
- Gula kristal putih: Rp16.520/kg
- Minyak goreng curah: Rp18.602/kg
- Minyak goreng kemasan premium: Rp20.113/liter
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp17.271/liter
- Minyakita: Rp16.494/liter
- Daging sapi paha belakang: Rp118.818/kg
- Daging ayam ras: Rp32.582/kg
- Daging ayam kampung: Rp68.674/kg
- Telur ayam ras: Rp26.584/kg
- Telur ayam kampung: Rp46.791/kg
- Susu kental manis Bendera: Rp12.479/370 gr
- Susu kental manis Indomilk: Rp12.420/370 gr
- Susu bubuk Bendera: Rp41.681/400 gr
- Susu bubuk Indomilk: Rp40.634/400 gr
- Garam bata: Rp1.670
- Garam halus: Rp9.471/kg
- Cabai rawit merah: Rp27.110/kg
- Bawang merah: Rp40.067/kg
- Bawang putih: Rp30.159/kg
- Gas elpiji: Rp19.720
Fluktuasi harga sembako ini penting diperhatikan karena berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga. Meski sebagian harga komoditas masih stabil, tren naik pada protein hewani seperti daging dan telur ayam kampung bisa memengaruhi belanja harian masyarakat.
