Semeru Erupsi Dua Kali Sehari, Semburan Abu Capai 800 Meter

oleh -733 Dilihat
oleh
(Foto ; Dok/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang kembali mengalami erupsi, Senin pagi (4/8/2025), dengan kolom abu mencapai 800 meter di atas puncak atau sekitar 4.476 meter di atas permukaan laut.

“Erupsi terjadi pukul 07.52 WIB, kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya,” ujar Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporan tertulis yang diterima.

Letusan tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 181 detik. Sebelumnya, pada pukul 05.56 WIB, Gunung Semeru juga erupsi dengan tinggi kolom letusan sekitar 500 meter.

Selama 24 jam pada Minggu (3/8), tercatat aktivitas vulkanik cukup signifikan: 46 kali gempa letusan, lima kali gempa embusan, tiga kali gempa harmonik, dua kali gempa vulkanik dalam, dan tiga kali gempa tektonik jauh.

Meski belum menunjukkan peningkatan status, Gunung Semeru masih berada pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan bagi masyarakat.

PVMBG melarang aktivitas apapun di sektor tenggara, khususnya sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km dari kawah. Di luar jarak itu, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepian sungai karena potensi awan panas dan aliran lahar bisa meluas hingga 13 km.

Selain itu, radius 3 km dari kawah/puncak Gunung Semeru juga harus dikosongkan karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Mukdas juga mengingatkan warga agar mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan, terutama di aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungai lainnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.