Harga Cabai Rawit dan Tomat di Surabaya Terus Menurun Sepanjang Juli

oleh -1382 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surabaya mencatat penurunan harga dua komoditas utama yakni cabai rawit merah dan tomat sayur sepanjang Juli 2025. Penurunan harga ini disertai jaminan ketersediaan stok yang memadai di pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan bahwa pemantauan harian yang dilakukan TPID menunjukkan tren penurunan harga yang konsisten.

“Selama Juli ini, harga cabai dan tomat tidak mengalami peningkatan. Bahkan cenderung menurun dan stabil,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Berdasarkan data DKPP, berikut tren harga cabai rawit merah di Surabaya:

Minggu I: Rp62.380/kg

Minggu II: Rp64.822/kg

Minggu III: Rp55.140/kg

Minggu IV: Rp44.148/kg

Sementara harga tomat sayur tercatat sebagai berikut:

Minggu I: Rp27.800/kg

Minggu II: Rp29.625/kg

Minggu III: Rp28.200/kg

Minggu IV: Rp24.333/kg

Antiek menegaskan bahwa pasokan cabai dan tomat ke Surabaya sebagian besar berasal dari daerah-daerah sentra pertanian di Jawa Timur seperti Kediri, Blitar, dan Pasuruan. Meskipun saat ini memasuki musim dingin atau bediding, ketersediaan hasil panen tetap stabil.

“Tidak ada kendala dari sisi pasokan. Produksi di daerah masih lancar,” ujarnya.

TPID juga rutin berkoordinasi dengan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) serta pemerintah daerah penghasil untuk memastikan distribusi tetap berjalan baik.

“Kami terus menjaga komunikasi agar jika ada lonjakan permintaan di satu wilayah, distribusinya bisa tetap terjaga,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat agar bijak dalam membeli dan mengonsumsi bahan pangan, guna menghindari pemborosan makanan.

“Stok cabai dan tomat aman. Yang penting adalah konsumsi secukupnya agar tidak terbuang percuma,” pungkas Antiek. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.