TNI AL Uji Kesiapsiagaan Operasional di Surabaya, Simulasikan Respons Darurat Maritim

oleh -498 Dilihat
oleh

KILASJATIM. COM, Surabaya — TNI Angkatan Laut menggelar Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Tahun Anggaran 2025 di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Latihan yang berlangsung sejak 21 hingga 31 Juli ini dibuka melalui apel gelar pasukan di Dermaga Madura, Markas Komando Armada II, Ujung Surabaya, Senin (28/7/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksamana Madya TNI Denih Hendrata, menandai dimulainya rangkaian latihan terpadu untuk menguji kecepatan respons, sinergi, dan kesiapan unsur TNI AL dalam menghadapi berbagai situasi darurat di laut.

“Latihan ini penting untuk menguji kesiapan personel dan alutsista TNI AL, sekaligus memastikan kemampuan koordinasi lintas instansi dalam menghadapi dinamika maritim yang kompleks,” ujar Laksdya TNI Denih Hendrata.

Rangkaian LKO dimulai dari pembekalan peserta, Geladi Posko, hingga Geladi Lapangan di Dermaga Madura dan Perairan Selat Madura. Dalam skenario latihan, disimulasikan berbagai kondisi darurat seperti kebakaran kapal penumpang, aktivasi sinyal marabahaya di laut, evakuasi korban dengan KRI, RHIB, dan helikopter Puspenerbal, hingga penanganan medis dan pemulangan jenazah.

Latihan ini melibatkan sejumlah unsur strategis, antara lain Koarmada II, Puspenerbal, Lantamal V Surabaya, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Basarnas, serta Direktorat Polairud Polda Jawa Timur. Keterlibatan berbagai instansi maritim ini menjadi langkah konkret penguatan interoperabilitas dalam operasi darurat laut.

Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama TNI Bayu Alisyahbana, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung kesiapan operasional TNI AL melalui penggelaran kekuatan udara laut. Peran Puspenerbal dalam latihan ini mencakup dukungan teknis, personel, serta skenario evakuasi medis udara.

Latihan LKO menjadi bagian penting dalam pembinaan operasional dan peningkatan kemampuan teknis operasi Search and Rescue (SAR) laut. Evaluasi akhir akan dilakukan sebagai bahan perbaikan prosedur dan strategi ke depan.

Baca Juga :  Bank Indonesia dan  TNI AL Kembali Gelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 Jangkau 5 Pulau 3T

Melalui latihan ini, TNI AL menegaskan keseriusannya dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, baik di masa damai maupun dalam situasi darurat, sesuai ketentuan hukum nasional dan internasional. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.