Kades Pucangan Minta Maaf ke Ponpes Sunan Drajat, Harap Kerja Sama KDMP Dilanjutkan

oleh -873 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Tuban – Kepala Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Santiko, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait polemik penutupan gerai Koperasi Desa Makmur Pucangan (KDMP) oleh mitra utamanya, PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD).

Permintaan maaf ini menyusul langkah PT PPSD yang menarik seluruh dukungan operasional dari gerai koperasi, sehari setelah peresmiannya oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/7/2025).

Santiko mengaku grogi saat tiba-tiba diminta memberi sambutan dalam acara peluncuran nasional 80.000 KDMP se-Indonesia, yang juga dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Dalam sambutan spontan itu, ia tak menyebut kontribusi besar PT PPSD, yang justru digantikan oleh penyebutan instansi lain.

“Saat itu saya tiba-tiba diberikan mikrofon, jadi saya hanya menyampaikan seadanya. Mohon maaf jika ada hal yang kurang tepat,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).

Pernyataan itulah yang kemudian memicu ketegangan. PT PPSD—yang sejak awal mendukung penuh berdirinya KDMP, mulai dari renovasi, pengisian barang, hingga manajemen operasional—merasa perannya diabaikan. Direktur PT PPSD, Anas Al Khifni, menegaskan bahwa koperasi tersebut adalah pilot project dari kerja sama mereka dengan pemerintah desa.

“Mulai awal pendampingan hingga koperasi itu berdiri dan diresmikan, semua didukung penuh oleh kami,” kata Anas.

Kekecewaan itu berujung pada penarikan dukungan dan pembongkaran seluruh gerai koperasi oleh PT PPSD, termasuk papan nama bergambar Presiden. Langkah ini dilakukan sehari setelah peresmian, yang menjadikan KDMP Pucangan koperasi pertama di Tuban yang beroperasi di bawah skema tersebut.

Dalam keterangannya, Santiko mengakui bahwa keberadaan KDMP tidak lepas dari peran besar ekonomi dan manajerial Ponpes Sunan Drajat. Ia berharap kemitraan yang sempat retak itu bisa pulih kembali.

Baca Juga :  Wagub Emil Dardak Beberkan Harapan Jatim terhadap Investasi Danantara

“Sejak awal, kontribusi Ponpes Sunan Drajat sangat besar. Kami sangat merasakan manfaatnya, dan warga juga sangat terbantu,” ucapnya.

Ia juga menyebut, saat ini banyak gerai KDMP yang belum optimal secara distribusi, dan masih berupa etalase. Jika kerja sama kembali terjalin, ia yakin koperasi akan tumbuh lebih baik.

“Sudah hampir dua tahun berjalan. Kami berharap bisa kembali dilengkapi dan diperkuat,” ujarnya.

Santiko menegaskan komitmen pihak desa untuk tetap mendukung program nasional penguatan ekonomi desa melalui koperasi, sebagaimana yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Hingga kini, belum ada keterangan lanjutan dari pihak PT PPSD terkait kemungkinan melanjutkan kerja sama di Pucangan. Namun di berbagai daerah lain seperti Gresik dan Bojonegoro, PPSD disebut masih aktif mendampingi koperasi serupa. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.