KILASJATIM.COM, SURABAYA – Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (FH Unitomo) kembali menunjukkan kiprahnya dalam mengedukasi generasi muda melalui Seminar Nasional Hukum Bisnis bertajuk: Paylater: Teman atau Musuh Dompet Pelajar, digelar Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (FH Unitomo) Surabaya, dihadiri sekitar 80 peserta, terdiri dari pelajar SMA dan mahasiswa, mengulik sisi terang dan gelap layanan keuangan digital yang kini akrab di kalangan muda.
Dekan FH Unitomo, Subekti, menekankan bahwa fenomena paylater ibarat pisau bermata dua. “Bisa membantu, tapi juga bisa menjerat kalau tidak paham cara kerjanya,” tegasnya. Ia berharap seminar ini menjadi ruang reflektif bagi peserta agar tidak terjebak dalam utang konsumtif tanpa pemahaman hukum yang cukup.
Narasumber yang dihadirkan: Imam Muslik, owner Es Caola99, membagikan pengalaman praktisnya memanfaatkan paylater sebagai alat bantu bisnis. Ia mengingatkan pentingnya disiplin membayar dan memahami risiko bunga. “Paylater itu teman, kalau tahu batas. Tapi bagi pelajar yang belum punya penghasilan tetap, ini bisa jadi jebakan,” ujarnya. Sedangkan nara sumber lain, Sri Astutik, Ketua Prodi S1 Ilmu Hukum FH Unitomo, menyoroti aspek hukum penggunaan paylater oleh pelajar. Ia menegaskan bahwa pengguna di bawah umur belum memiliki kecakapan hukum untuk melakukan perjanjian utang. “Ini berpotensi menimbulkan celah hukum baik bagi pengguna maupun penyedia jasa,” jelasnya.
Diskusi berjalan interaktif dengan beragam pertanyaan seputar etika, legalitas, dan regulasi layanan fintech. Kegiatan ini ditutup dengan seruan agar edukasi hukum dan finansial terus diperluas di kalangan muda agar mereka tumbuh sebagai pengguna teknologi yang cerdas, sadar hukum, dan bertanggung jawab.(tok)
