KILASJATIM.COM, SURABAYA – Fakultas Pertanian Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) meresmikan Pusat Inovasi Pembelajaran Mahasiswa berbasis Mini Food Fisheries Technopark. Sarana ini menjadi lompatan baru Unitomo dalam memperkuat kurikulum berbasis praktik, sekaligus menyiapkan lulusan yang siap bersaing di industri agro maritim.
Berlokasi di lingkungan Fakultas Pertanian Unitomo, pusat inovasi ini dilengkapi 9 laboratorium, mencakup bidang kimia-biologi, multimedia, mini bisnis, pengolahan pangan, reproduksi ikan, pakan, pemasaran digital, hingga pemanfaatan sumber daya perikanan. Mahasiswa diajak mengeksplorasi teknologi breeding, budidaya ikan, mikrobiologi pangan, formulasi pakan, hingga kewirausahaan berbasis hasil pertanian.
Dekan FP, Kejora Handarini, menekankan pentingnya pendidikan yang menghadirkan suasana industri sejak dini. “Kami ingin mahasiswa tak hanya memahami teori, tetapi mengalami langsung atmosfer riset dan teknologi. Ini investasi masa depan,” terang Kejora.
Rektor Unitomo, Prof. Siti Marwiyah, mengapresiasi inisiatif Fakultas Pertanian yang dinilainya sebagai lompatan penting menuju pendidikan tinggi berbasis inovasi. “Mahasiswa tak sekadar belajar, tapi juga dilatih menjadi inovator. Ini langkah strategis memperkuat daya saing lulusan kami,” tegas Rektor. Ketua Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) Unitomo, Bachrul Amiq, menyebut technopark ini sebagai model nasional. “Kami ingin lulusan FP Unitomo bukan hanya mencari kerja, tapi juga membuka lapangan kerja,” kata Bachrul Amiq.
Technopark mini ini diharapkan menjadi episentrum kolaborasi antara kampus dan industri, menjawab tantangan nyata dunia pertanian dan perikanan berbasis teknologi dan kewirausahaan.(tok)
