Unusa, ITS, dan Bappenas Satukan Inovasi, Percepat SDGs

oleh -304 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima kunjungan kehormatan dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., gelorakan sinergi kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah. Dalam pertemuan Minggu (13/7/2025) tersebut, turut hadir Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof. Dr. Ir. Bambang Pramujati, ST., MSc.Eng., Ph.D.

Prof. Rachmat menegaskan bahwa akses terhadap pangan bergizi dan air bersih masih menjadi tantangan besar di berbagai wilayah Indonesia. “Banyak masyarakat masih kesulitan mendapat air bersih dan makanan bergizi. Jawaban atas masalah ini adalah inovasi yang aplikatif,” tegasnya.

Ia menilai perguruan tinggi memegang kunci penting dalam menghadirkan solusi konkret atas persoalan pembangunan. “Kita perlu membangun kerja sama berkelanjutan antara institusi pendidikan dan pemerintah. Potensi inovasi kampus harus jadi motor percepatan program SDGs,” lanjutnya.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Achmad Jazidie, M.Eng., memaparkan inovasi-inovasi kampus yang telah dikembangkan, seperti insinerator ramah lingkungan dan Water Treatment Car, sebuah kendaraan bergerak untuk menjernihkan air. Kedua alat ini dirancang untuk menjawab langsung persoalan sanitasi dan air bersih di masyarakat. “Inovasi kami berangkat dari masalah nyata di lapangan. Teknologi harus sederhana, tapi berdampak langsung. Itulah prinsip kami,” jelas Prof. Jazidie. Ia juga menyatakan kesiapan Unusa untuk berkolaborasi lebih luas dengan pemerintah maupun sektor lainnya.

Sementara itu, Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menyoroti komitmen kampusnya di bidang ketahanan pangan dan jaminan halal. ITS telah membangun pusat kajian halal serta mengembangkan sistem pertanian berbasis teknologi. “Jaminan kehalalan dan keberlanjutan produksi pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Kolaborasi dengan Unusa dan Bappenas memperkuat arah itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Skema WFH untuk Tekan Dampak Kenaikan Harga Minyak

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam menguatkan kolaborasi riset dan inovasi untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat dan mempercepat capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pertemuan ini juga menghasilkan rencana penyusunan roadmap riset bersama, dengan fokus pada teknologi tepat guna, ketahanan pangan, sanitasi, dan kesehatan masyarakat.

Kolaborasi strategis ini diharapkan mampu mengakselerasi pembangunan inklusif berbasis inovasi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang tangguh, berdaya saing, dan menjangkau akar persoalan sosial secara nyata.(tok)