Dirut RSUD Koesnadi Bondowoso Jelaskan Prosedur MOW, Sterilisasi Permanen bagi Wanita

oleh -657 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Direktur Utama RSUD Koesnadi Bondowoso, Yus Priyatna, memberikan penjelasan mendalam terkait prosedur Metode Operasi Wanita (MOW) yang merupakan bentuk sterilisasi permanen bagi perempuan. Prosedur ini ditujukan bagi wanita yang tidak lagi ingin memiliki keturunan.

Dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025), Yus menjelaskan bahwa teknik MOW umumnya dilakukan melalui prosedur laparoskopi, yakni pembedahan minimal invasif dengan membuat lubang kecil di perut untuk mengakses saluran telur (tuba falopi).

“Tekniknya sama seperti laparoskopi, buat lubang kecil, ambil saluran telurnya, terus diikat,” terang Yus.

MOW dilakukan dengan cara memblokir atau memutus tuba falopi, sehingga sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma dan kehamilan pun tidak terjadi. Prosedur ini bersifat permanen, sehingga perlu dilakukan dengan pertimbangan matang dan persetujuan dari suami.

Dirut RSUD Koesnadi juga menegaskan bahwa bagi wanita yang ingin memiliki anak kembali setelah menjalani MOW, proses untuk memulihkan kesuburan sangat sulit dan hanya dapat dilakukan di rumah sakit rujukan nasional, itupun dengan tingkat keberhasilan yang rendah.

“Untuk berhasil itu sangat kecil karena harus ke rumah sakit pusat,” ujarnya.

MOW dilakukan melalui dua metode utama, yakni:

  1. Laparoskopi – Menggunakan alat laparoskop yang dimasukkan lewat sayatan kecil di perut untuk menjangkau tuba falopi.

  2. Minilaparotomi – Dilakukan dengan sayatan kecil di bagian bawah perut untuk mengakses saluran telur.

Setelah saluran ditemukan, pemblokiran dilakukan melalui metode pengikatan, klipping, atau kauterisasi (pembakaran jaringan dengan alat khusus).

Meskipun tergolong aman dan efektif, MOW bukanlah pilihan yang bisa dibatalkan dengan mudah. Oleh karena itu, dokter menyarankan agar wanita yang ingin menjalani prosedur ini harus berkonsultasi lebih dahulu secara intensif dengan tenaga medis.

Baca Juga :  Kominfo Jatim Tekankan Mitigasi Siber Dimulai dari Pencegahan

Penjelasan ini menjadi bagian dari upaya RSUD Koesnadi dalam memberikan edukasi publik mengenai kesehatan reproduksi, sekaligus membantu masyarakat memahami pilihan kontrasepsi jangka panjang yang tersedia dengan risiko dan manfaatnya masing-masing. (wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.