BPBD Jatim Dipuji Layak Jadi Pusat Literasi Kebencanaan Nasional oleh Guru Besar Unhan

oleh -845 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mendapat apresiasi tinggi dari Prof. Syamsul Maarif, Guru Besar Sosiologi Kebencanaan Universitas Pertahanan (Unhan), dalam kunjungannya ke kantor BPBD Jatim hari ini. Prof. Syamsul bahkan menyebut BPBD Jatim sangat layak untuk menjadi Pusat Literasi Kebencanaan Indonesia atau Disaster Literacy Centre (DLC).

Menurut Prof. Syamsul, keberadaan Taman Edukasi Bencana di lingkungan BPBD Jatim menjadi bukti nyata keseriusan lembaga ini dalam membangun kesadaran publik terhadap isu kebencanaan. “BPBD Jatim sudah bisa disebut sebagai Pusat Literasi Kebencanaan atau Disaster Literacy Centre (DLC),” ujarnya dalam siaran pers.

Kepala BNPB pertama itu menjelaskan bahwa literasi kebencanaan tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga harus menanamkan kesadaran sejak dini, khususnya pada anak-anak. “Pengetahuan kebencanaan bagi anak-anak bisa menjadi bekal kuat saat mereka dewasa dan mengambil kebijakan,” katanya.

Ia mencontohkan kisah Tilly Smith, anak berusia 10 tahun asal Inggris yang berhasil menyelamatkan ratusan orang dari bencana tsunami di Thailand pada tahun 2004 berkat pemahaman tentang bencana yang ia pelajari di sekolah. “Ini bukti nyata pentingnya edukasi bencana sejak dini,” tegasnya.

Selain edukasi, Prof. Syamsul juga mengapresiasi inovasi teknologi yang dikembangkan oleh BPBD Jatim, termasuk kehadiran kendaraan canggih bernama “BPBD One”. Kendaraan ini memiliki kemampuan memetakan potensi bencana dan mendukung komunikasi di wilayah blank spot, yang sangat vital dalam penanganan darurat.

“Prinsip dasar penanganan bencana itu cepat dan tepat. BPBD One menjawab kebutuhan itu,” pujinya.

Selama kunjungannya, Prof. Syamsul berkesempatan menjajal simulator gempa, melihat Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina), dan mengecek langsung kendaraan BPBD One. Ia didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto serta jajaran lainnya.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Minta BPBD Jatim Antisipasi Bencana Sejak Dini

Kunjungan ini menegaskan bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas kebencanaan di daerah. “Langkah BPBD Jatim patut dicontoh daerah lain,” pungkas Prof. Syamsul. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.