KILASJATIM.COM, Surabaya – Jemaah haji kloter terakhir Debarkasi Surabaya tiba di Asrama Haji. Namun, masih ada delapan jemaah haji yang masih tertinggal di Tanah Suci dengan berbagai alasan diantaranya melahirkan, sakit hingga hilang belum ditemukan.
Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya Sugiyo mengatakan, masih ada jemaah haji yang belum kembali ke Tanah Air. Jika sudah layak terbang, mereka akan diberangkatkan oleh pemerintah Indonesia dengan Saudi Airlines.
“Ada lima yang sakit, dua karena proses melahirkan suami istri menunggu bayinya, dan satu yang hilang belum,” kata Sugiyo dalam keterangan yertulisnya, Sabtu (12/7/2025).
Sugiyo mengatakan, untuk jemaah haji yang melahirkan diminta menunggu satu bulan. Namun melihat perkambangan sang bayi, karena lahir prematur, maka harus menunggu benar-benar sehat agar bisa pulang ke Tanah Air.
Jemaah haji yang hilang, hingga kini masih belum ditemukan. Pihaknya juga masih melakukan pencarian dan belum dipastikan kapan pencarian dihentikan.
“Nanti itu didiskusikan. Apakah sudah tidak bisa ditemukan kembali atau dihentikan pencariannya, nanti di sana bersama dengan pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.
Sedangkan jemaah yang sakit, rata-rata karena, paru-paru, jantung, diabeter, hingga darah tinggi.
Terkait pemulangan jemaah haji yang tertinggal, Sugiyo memastikan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
“Semua biaya pemulangan ditanggung pemerintah sampai kapan pulangnya ke tanah air, ” pungkasnya. (cit)

