Bondowoso Resmikan Pasar dan Koperasi, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Warga

oleh -1286 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso — Pemerintah Kabupaten Bondowoso meresmikan Pasar Rakyat Kejayan dan meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih se-Kecamatan Pujer sebagai langkah strategis mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat. Dua agenda utama ini menjadi puncak rangkaian kegiatan Festival Muharram 2025 di Desa Kejayan yang ditutup meriah pada Jumat (4/7/2025).

Acara ini dihadiri Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Pj. Sekda Anisatul Hamidah, jajaran OPD, Forkopimcam, serta tokoh masyarakat dan warga setempat yang memadati pusat desa sejak pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Hamid menyampaikan apresiasi atas kolaborasi semua pihak yang memungkinkan kegiatan ini terselenggara dengan baik. Ia menegaskan bahwa pengembangan pasar dan koperasi desa merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal dan semangat gotong royong.

“Pasar rakyat adalah bagian dari budaya kita. Revitalisasi ini bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang menjadikan pasar sebagai ruang interaksi sosial dan ekonomi yang sehat,” ujarnya.

Pasar Rakyat Kejayan sendiri merupakan hasil revitalisasi bertahap yang dimulai sejak 2017 melalui Dana Tugas Pembantuan dari Kementerian Perdagangan. Kini, pasar tersebut hadir dengan tampilan lebih tertata, nyaman, dan layak bagi pedagang maupun pembeli.

Sementara itu, peluncuran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi tonggak baru kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput. Pemerintah daerah mendorong koperasi sebagai sistem ekonomi yang transparan, akuntabel, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat desa.

“Koperasi yang dikelola secara profesional bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” ujar Bupati.

Penutupan Festival Muharram menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan hari itu. Festival yang berlangsung sejak awal bulan ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, pertunjukan seni budaya, serta pameran UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari masyarakat Kecamatan Pujer.

Baca Juga :  Swadaya Masyarakat Normalisasi Saluran Air Jalan Kabupaten Batu Salang–Kladi

“Festival ini bukan sekadar syiar, tapi juga wadah untuk mengenalkan potensi lokal. Semoga semangat ini terus hidup di tengah masyarakat,” kata Bupati menutup sambutannya.

Perpaduan antara pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian budaya lokal dalam satu momentum ini mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan berkelanjutan. (WAN)

No More Posts Available.

No more pages to load.