Sidoarjo dan Gresik Berbagi Mahkota Emas Voli Porprov Jatim IX/2025

oleh -1738 Dilihat
Tim voli putra Kabupaten Sidoarjo usai kalahkan Ngawi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 (Foto: Media KONI Jatim)
KILASJATIM.COM, Malang – Tim voli putra Kabupaten Sidoarjo sukses mempertahankan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025. Mereka berhasil meraih medali emas usai mengalahkan Kabupaten Ngawi dengan skor telak 3-0 dalam partai final yang digelar di GOR Ken Arok, Malang, Kamis (3/7/2025).

Dalam pertandingan final ini, tim voli putra Sidoarjo menunjukkan performa gemilang tanpa menemui kendala berarti. Mereka mendominasi jalannya pertandingan sejak set pertama hingga akhir. Sidoarjo tidak memberikan kesempatan Ngawi untuk mencetak lebih dari 20 poin di set pertama dan ketiga. Akhirnya, Sidoarjo berhasil unggul dengan skor 25-19, 25-22, dan 25-19.

Pelatih tim putra Sidoarjo, Syaifuddin Zuhri, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah ini dukungan dari teman-teman semuanya, latihan rutin satu minggu tiga kali. Kami juga ingin mempertahankan emas, kemarin sudah juara satu, sekarang kami juga jangan sampai kalah,” ujarnya.

Sementara itu, di sektor putri, medali emas berhasil direbut oleh tim voli Kabupaten Gresik. Dalam pertandingan final yang dramatis, Gresik berhasil mengalahkan Kota Surabaya dengan skor tipis 3-2 (21-25, 25-22, 25-19, 18-25, 15-8). Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang pembalasan bagi Gresik setelah pada final Porprov VIII/2023 lalu mereka harus mengakui keunggulan Surabaya dengan skor 1-3.

Pelatih tim putri Gresik, Agus Gunawan, menyatakan bahwa timnya memang menargetkan final dengan persiapan yang matang. “Dengan persiapan yang cukup bagus kami memang menargetkan final. Tapi karena dua tahun yang lalu kami juara dua, otomatis kami kepikirannya meningkat jadi juara satu,” kata Agus.

Baca Juga :  Salurkan Telur dan Daging Ayam, Strategi Kota Malang Tekan Stunting dan Kendalikan Inflasi

Tim Gresik diperkuat oleh sejumlah pemain dari klub Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, sedangkan Surabaya banyak dihuni oleh pemain-pemain dari klub Surabaya Bank Jatim. Meski kedua tim sudah sering bertemu dan mengetahui kekuatan masing-masing, hal itu tidak menjamin Gresik bisa meraih kemenangan dengan mudah.

Agus menambahkan, “Kami sudah sering ketemu. Oleh sebab itu kekurangan-kekurangan kami benahi waktu TC (pemusatan latihan). Surabaya cukup pengalaman dengan pemain-pemain dari Bank Jatim. Oleh sebab itu, kami sama Surabaya sama-sama tahu lah, kelemahan di mana. Tinggal siapa yang siap di lapangan.”(tqi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.