KILASJATIM.COM, Surabaya – Arus balik libur panjang Tahun Baru Hijriah 1447 Hijriah meningkat tajam di jalur timur Tol Trans Jawa. Lebih dari 37 ribu kendaraan tercatat melintas menuju Jawa Timur, menandai puncak kepadatan lalu lintas di sejumlah gerbang tol utama.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan pada H+1 libur Tahun Baru Hijriah, terutama di Gerbang Tol (GT) Warugunung, Kejapanan Utama, dan Singosari.
“Sebanyak 22.969 kendaraan tercatat masuk ke Surabaya melalui GT Warugunung, naik 28,6% dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, arus kendaraan ke Jakarta melalui GT yang sama mencapai 22.945 kendaraan atau naik 29,1%,” ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (30/6/2025).
“Lonjakan juga terjadi di GT Kejapanan Utama, dengan 32.788 kendaraan menuju Surabaya, meningkat 48,6% dari kondisi normal. Sedangkan kendaraan menuju Malang tercatat 31.881 unit, atau naik 34,3%,” ungkapnya.
Di GT Singosari, volume kendaraan ke Surabaya melonjak hingga 52,1% menjadi 18.651 kendaraan. Adapun arus ke Malang mencapai 19.882 kendaraan, naik 31,6% dari lalu lintas harian biasa.
Peningkatan volume ini diperkirakan dipicu oleh berakhirnya masa libur sekaligus berlakunya program diskon tarif tol 20% yang ditawarkan hingga Minggu (29/6/2025) pukul 24.00 WIB.
Diskon berlaku bagi pengguna yang melakukan perjalanan menerus di ruas Tol Trans Jawa — baik dari arah Cikampek Utama, Kalikangkung, Kejapanan Utama, hingga Singosari — selama menggunakan uang elektronik dengan saldo mencukupi.
Meski arus kendaraan meningkat, PT JTT mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Ria mengimbau pengemudi untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan, bahan bakar, dan saldo e-toll cukup, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.
“Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima sebelum masuk tol,” pesan Ria. (cit)


